Pencarian

Baru 70 Persen PAUD di Mataram Kantongi Akreditasi Resmi

Sabtu, 09 Mei 2026 • 14:12:09 WIB
Baru 70 Persen PAUD di Mataram Kantongi Akreditasi Resmi
Sebanyak 70 persen PAUD di Mataram telah mengantongi akreditasi resmi.

MATARAM — Pemkot Mataram terus mendorong ratusan lembaga pendidikan anak usia dini untuk segera menyelesaikan proses akreditasi. Langkah ini dipandang krusial guna menjamin mutu pembelajaran serta memastikan kelayakan operasional setiap satuan pendidikan di tingkat dasar.

Kepala Bidang Pendidikan Anak Usia Dini dan Pendidikan Non Formal Dinas Pendidikan Kota Mataram, Sabariah, menjelaskan bahwa dari total 270 PAUD, baru sekitar 200 lebih yang terakreditasi. Mayoritas dari lembaga tersebut saat ini masih menyandang status akreditasi B.

Aturan Baru BAN-PDM Jadi Tantangan Akreditasi Sekolah

Perubahan mekanisme penilaian di tingkat pusat menjadi salah satu alasan persentase akreditasi belum mencapai angka maksimal. Jika sebelumnya pihak sekolah bisa mengajukan diri secara mandiri berdasarkan kesiapan internal, kini penentuan kelayakan berada di tangan Badan Akreditasi Nasional-Pendidikan Dasar Menengah (BAN-PDM).

"Kalau dulu kita boleh minta diakreditasi, tergantung kesiapan lembaga. Tapi sekarang itu sudah berbeda aturannya, jadi dari pusat yang menentukan," ujar Sabariah.

Sistem terbaru kini merujuk langsung pada data pokok pendidikan. Pemerintah pusat memantau data tersebut untuk menentukan lembaga mana saja di seluruh kabupaten dan kota yang sudah layak masuk dalam daftar penilaian akreditasi tahunan.

Penyebab Persentase Akreditasi PAUD di Mataram Menurun

Selain faktor regulasi, menjamurnya lembaga pendidikan baru di Mataram turut membuat angka persentase akreditasi terlihat menurun. Sebelum terjadi lonjakan jumlah PAUD baru, tingkat akreditasi di wilayah ini sebenarnya sempat menyentuh angka 90 persen.

Pihak dinas kini fokus melakukan pendampingan intensif bagi sekolah-sekolah yang namanya sudah muncul dalam daftar tunggu pusat. Upaya ini dilakukan agar sekolah siap memenuhi segala persyaratan teknis saat tim penilai melakukan verifikasi lapangan.

"Mana yang keluar daftar namanya kita lakukan pendampingan karena ini dari Badan Akreditasi Nasional yang menentukan. Jadi kita dampingi untuk menyiapkan segala sesuatunya," pungkas Sabariah.

Bagikan
Sumber: globalfmlombok.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks