Silpa APBD Perubahan Sumbawa Dinilai Tinggi, Bupati Syarafuddin Sebut Kinerja OPD Belum Optimal

Penulis: Nasrul Hidayat  •  Senin, 14 September 2026 | 08:01:01 WIB
Bupati Sumbawa Syarafuddin Jarot menyoroti besaran Silpa dalam APBD Perubahan.

SUMBAWA BESAR — Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot menyoroti besaran Silpa dalam APBD Perubahan yang dinilai relatif tinggi. Menurutnya, kondisi itu mengindikasikan kinerja pemerintah daerah, khususnya perangkat daerah, masih belum optimal.

Pernyataan itu disampaikan Bupati pekan kemarin. Ia menyebut Silpa sebagai postur pembiayaan terbesar dalam perubahan APBD, sehingga menjadi bahan evaluasi menyeluruh bagi jajaran perangkat daerah.

Silpa Jadi Postur Pembiayaan Terbesar di APBD Perubahan

Bupati menegaskan bahwa besaran Silpa tidak bisa dibiarkan berulang. Perencanaan dan penganggaran tahun berikutnya akan diberi perhatian khusus agar sisa anggaran tidak kembali menumpuk.

“Postur pembiayaan terbesar di dalam perubahan APBD kita adalah SiLPA, sehingga kedepan di perencanaan yang akan kita lakukan akan memberikan atensi khusus terkait besaran SiLPA tersebut,” kata Bupati Syarafuddin Jarot.

Selain memperbaiki perencanaan, percepatan pelaksanaan program turut masuk dalam evaluasi. Pemerintah daerah juga diminta meningkatkan akurasi proyeksi belanja agar persoalan serupa tidak terulang.

Bupati Targetkan Silpa Tahun Depan Ditekan

Menurut Bupati, Silpa yang tinggi harus bisa ditekan pada tahun depan. Tujuannya agar anggaran yang tersisa bisa memberi manfaat besar bagi pertumbuhan ekonomi masyarakat.

“Tahun depan SiLPA yang cukup tinggi saat ini harus bisa ditekan, sehingga diharapkan bisa memberikan manfaat yang besar terhadap pertumbuhan ekonomi di masyarakat,” ucapnya.

Ia menyebut salah satu instrumen penggunaan Silpa akan dimaksimalkan untuk pemenuhan standar pelayanan minimal. Anggaran itu juga diarahkan menjaga kesinambungan pembangunan daerah.

Silpa Diarahkan Perkuat 12 Program Prioritas Daerah

Pemerintah Kabupaten Sumbawa akan memperkuat percepatan pelaksanaan 12 program prioritas daerah melalui pemanfaatan Silpa. Bupati memastikan seluruh program yang tercantum dalam RPJMD menjadi prioritas untuk dituntaskan.

Infrastruktur dasar bagi masyarakat disebut menjadi salah satu fokus utama. Dengan begitu, target pembangunan yang ditetapkan dalam lima tahun ke depan diharapkan bisa tercapai.

“Semua yang tercantum di dalam RPJMD akan menjadi prioritas untuk dituntaskan salah satunya infrastruktur dasar bagi masyarakat. Sehingga target yang ditetapkan dalam lima tahun kedepan bisa tercapai,” ujarnya.

Reporter: Nasrul Hidayat
Sumber: suarantb.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top