NUSA TENGGARA BARAT — Data Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia (Gaikindo) yang dirilis awal September 2026 menempatkan BYD Atto 1 di puncak daftar mobil terlaris. Daihatsu Gran Max pikap yang biasanya menguasai urutan teratas harus puas di posisi kedua dengan 4.346 unit.
Jarak Atto 1 dengan Gran Max pikap mencapai 1.192 unit. Model lain di bawahnya tertinggal lebih jauh lagi, mayoritas hanya mencatat distribusi 3 ribuan unit.
Kijang Innova yang mencakup Zenix dan Reborn menempati peringkat ketiga dengan 3.504 unit. Toyota Avanza menyusul di posisi keempat dengan 3.442 unit, disusul Suzuki Carry pikap di urutan kelima dengan 3.270 unit.
Jaecoo J5 EV menempel ketat dengan 3.214 unit, sementara Toyota Calya menutup kelompok tujuh besar dengan 3.001 unit. Artinya, hanya dua model teratas yang berhasil melewati ambang 4.000 unit pada Agustus 2026.
Penjualan wholesales nasional Agustus 2026 mencapai 81.756 unit. Angka itu naik 32,4 persen dibanding Agustus 2025 yang hanya 61.771 unit, dan naik tipis 0,8 persen dari Juli 2026 sebanyak 81.115 unit.
Pencapaian ini memecahkan rekor bulanan sebelumnya yang tercatat pada Februari 2026 sebanyak 81.247 unit. Dua model listrik dari BYD, Atto 1 dan M6 DM, plus Jaecoo J5 serta Geely EX2, ikut menyumbang distribusi signifikan di daftar 20 besar.
Dari sisi ritel atau diler ke konsumen, Agustus 2026 mencatat 83.422 unit. Jumlah itu naik 25,5 persen dibanding periode sama tahun lalu sebanyak 66.493 unit.
Dibanding Juli 2026 yang tercatat 77.460 unit, penjualan ritel Agustus naik 7,7 persen. Selisih antara wholesales dan ritel yang hanya sekitar 1.666 unit menandakan stok di diler terserap cepat, bukan menumpuk.