Wapang TNI Tinjau Kesiapan Yonif 835/Samota di Sumbawa dan Koperasi Desa Merah Putih di Lombok Tengah

Penulis: Mardian Syah  •  Jumat, 04 September 2026 | 14:17:01 WIB
Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R. memeriksa kesiapan personel dan satuan di markas Yonif 835/Samota di Sumbawa, NTB.

MATARAM — Wakil Panglima TNI Jenderal TNI Tandyo Budi R. melakukan kunjungan kerja ke dua lokasi berbeda di NTB pekan ini. Agenda utamanya mengecek kesiapan satuan teritorial di Pulau Sumbawa dan memantau perkembangan program ekonomi kerakyatan di Pulau Lombok.

Kunjungan berlangsung di Batalyon Infanteri Teritorial Pembangunan (Yonif TP) 835/Samota Yudha Bhakti yang bermarkas di Sumbawa. Dari sana, rombongan bergerak menuju Desa Renteng, Kabupaten Lombok Tengah, untuk melihat langsung perkembangan Koperasi Desa Merah Putih (KDMP).

Yonif 835/Samota: Satuan Andalan untuk Percepatan Pembangunan Daerah

Di markas Yonif TP 835/Samota, Jenderal TNI Tandyo Budi R. memeriksa kesiapan personel dan satuan. Pengecekan ini tidak sekadar rutinitas, melainkan untuk memastikan satuan teritorial mampu menjawab tantangan tugas yang kian kompleks.

Yonif TP memiliki peran khas yang membedakannya dari batalyon infanteri biasa. Selain bertugas menjaga pertahanan, satuan ini menjadi garda terdepan TNI dalam membantu percepatan pembangunan di daerah.

Kehadiran satuan teritorial di Sumbawa diharapkan mampu menjembatani program pemerintah pusat dengan kebutuhan warga di lapangan. Sinergi semacam ini yang selama ini menjadi kunci sukses program TNI di daerah.

KDMP Desa Renteng: Menggerakkan Ekonomi dari Tingkat Desa

Setelah menuntaskan peninjauan di Sumbawa, Wapang TNI menyempatkan diri menyambangi Desa Renteng di Lombok Tengah. Di lokasi ini, fokus kunjungan tertuju pada perkembangan Koperasi Desa Merah Putih yang tengah berjalan.

KDMP diposisikan sebagai salah satu sarana strategis untuk menggerakkan ekonomi masyarakat sekaligus memperkuat potensi desa. Keberadaan koperasi ini dinilai penting dalam mendorong kemandirian warga di tingkat akar rumput.

Dengan hadirnya koperasi desa, aliran ekonomi tidak lagi terkonsentrasi di perkotaan. Warga desa bisa mengelola potensi lokalnya sendiri dan menikmati hasilnya secara lebih merata.

Sinergi Pertahanan dan Kesejahteraan Jadi Prioritas TNI

Rangkaian kunjungan Wapang TNI di NTB kali ini merepresentasikan dua sisi peran TNI yang berjalan beriringan. Di satu sisi, TNI bertanggung jawab menyiapkan kekuatan pertahanan yang mumpuni. Di sisi lain, institusi ini juga aktif mendorong roda pembangunan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Kesiapan satuan yang kuat merupakan prasyarat mutlak bagi sebuah negara yang berdaulat. Namun, TNI memandang kekuatan tersebut tidak akan bermakna jika ekonomi rakyatnya lemah dan tidak mandiri.

Oleh karena itu, setiap program yang dicanangkan pemerintah selalu berusaha disinergikan dengan peran TNI di daerah. Harapannya, pembangunan nasional bisa berjalan cepat dan hasilnya langsung dirasakan warga, termasuk masyarakat Sumbawa dan Lombok Tengah.

Informasi ini dikonfirmasi oleh Kabidpenum Puspen TNI Kolonel Laut (P) Agung Saptoadi.

Reporter: Mardian Syah
Sumber: reaksimedia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top