30 Siswa SMKN 1 Narmada Kena Teguran Tertulis karena Tak Pakai Helm SNI, Polisi Beri Edukasi Keselamatan Berkendara

Penulis: Khoirul Anwar  •  Kamis, 27 Agustus 2026 | 01:07:02 WIB
Petugas Polsek Narmada memeriksa kelengkapan helm siswa di depan SMKN 1 Narmada, Lombok Barat, Rabu (26/8).

GIRI MENANG — Operasi tertib lalu lintas yang menyasar pelajar di Kabupaten Lombok Barat menghasilkan 30 lembar teguran tertulis. Razia yang berlangsung di depan SMKN 1 Narmada itu digelar personel Polsek Narmada yang dipimpin Kanit Lantas Iptu Ngh Ardi Wibawa, Rabu (26/8) pagi.

Para siswa yang terjaring razia kedapatan mengendarai sepeda motor tanpa helm SNI. Selain menerbitkan surat teguran, petugas juga memberikan pembinaan langsung mengenai tata tertib berkendara di jalan raya.

Polisi Ingatkan Pelajar soal Keselamatan di Jalan

Kapolsek Narmada AKP I Kadek Ariawan menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan langkah pencegahan kecelakaan sejak dini. Pihaknya ingin menanamkan kesadaran berlalu lintas kepada pelajar yang masih memiliki masa depan panjang.

"Kami ingin adik-adik memahami pentingnya keselamatan saat berkendara. Gunakan helm SNI, patuhi aturan lalu lintas dan jangan kebut-kebutan," ujar AKP Ariawan dalam keterangannya.

Ia juga mengajak para siswa untuk menjadi pelopor keselamatan di lingkungan sekolah maupun tempat tinggal masing-masing. "Masa depan adik-adik masih panjang. Mari sama-sama menjadi pelopor keselamatan berlalu lintas dan saling mengingatkan," katanya.

Kepala Sekolah Dukung Razia dan Edukasi Polisi

Langkah Polsek Narmada mendapat respons positif dari pihak sekolah. Kepala SMKN 1 Narmada Ridhan Hadi mengapresiasi upaya polisi dalam memberikan edukasi kepada anak didiknya.

"Kami berterima kasih kepada Kapolsek Narmada, Kanit Lantas dan seluruh jajaran. Kami berharap ke depan tidak ada lagi siswa yang tidak menggunakan helm," ujar Ridhan.

Menurut Ridhan, imbauan tersebut murni demi keselamatan siswa, bukan untuk mencari-cari kesalahan. Ia menegaskan bahwa para guru menyayangi murid-muridnya dan tidak ingin terjadi hal buruk di jalan.

"Bapak dan ibu guru bukan membenci atau mencari-cari kesalahan kalian. Kami sayang kepada kalian dan tidak ingin terjadi sesuatu di jalan. Gunakan helm untuk melindungi kepala dan tertib dalam berkendara," ucapnya.

Kegiatan razia berlangsung aman dan kondusif. Arus lalu lintas di depan SMKN 1 Narmada tetap lancar selama pemeriksaan berlangsung.

Selain soal helm, petugas juga mengingatkan para pelajar agar tidak kebut-kebutan serta mematuhi seluruh aturan lalu lintas. Edukasi serupa diharapkan terus digencarkan untuk menekan angka kecelakaan yang melibatkan pelajar di wilayah Lombok Barat.

Reporter: Khoirul Anwar
Sumber: radarlombok.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top