Polda NTB Perketat Patroli di 3 Dermaga Utama Menuju Gili Tramena, Ini Fokus Pengamanannya

Penulis: Luthfi Hakim  •  Kamis, 27 Agustus 2026 | 01:04:01 WIB
Personel Polda NTB memeriksa aktivitas penumpang di Dermaga Senggigi, Selasa (25/8/2026).

MATARAM — Tiga titik penyeberangan menuju Gili Tramena menjadi pusat perhatian aparat kepolisian pada Selasa (25/8/2026). Personel Subdit Wisata Direktorat Pamobvit Polda NTB diterjunkan untuk menyisir Dermaga Senggigi, Dermaga Bangsal, dan Dermaga Teluk Nare yang merupakan jalur utama lalu lintas wisatawan menuju Gili Trawangan, Gili Meno, dan Gili Air.

Patroli ini merupakan bagian dari Program Patroli Rinjani Presisi yang dirancang khusus menjaga kondusivitas wilayah pariwisata di NTB. Aktivitas yang dipantau meliputi pergerakan penumpang, kegiatan pelaku usaha jasa wisata, hingga proses bongkar muat kapal di pelabuhan.

Koordinasi dengan Syahbandar untuk Awasi Kelaikan Kapal

Pengawasan di lapangan tidak hanya mengandalkan pemantauan fisik personel berseragam lengkap. Para Bintara dan Perwira yang bertugas juga berkoordinasi langsung dengan pihak Syahbandar untuk mengawasi kelaikan operasional penyeberangan serta kerapian lalu lintas penumpang di pelabuhan.

Kabid Humas Polda NTB, Kombes Pol. Mohammad Kholid, S.I.K., M.M., menegaskan bahwa langkah preventif ini diambil untuk memastikan kelancaran arus kedatangan maupun keberangkatan wisatawan. “Polda NTB secara intensif memantau aktivitas di dermaga-dermaga utama menuju kawasan Gili Tramena. Langkah preventif ini kami ambil untuk memastikan kelancaran arus kedatangan maupun keberangkatan wisatawan, sekaligus mengantisipasi potensi gangguan keamanan,” kata Kombes Pol. Kholid.

Dialog Persuasif dengan Pelaku Usaha dan Wisatawan

Selain pengawasan teknis, petugas di lapangan juga melakukan pendekatan dialogis. Interaksi langsung dilakukan dengan para penyedia jasa transportasi laut, pelaku UMKM lokal, serta wisatawan mancanegara dan domestik yang berada di sekitar dermaga.

Pendekatan yang berorientasi pelayanan ini sengaja dipilih agar tercipta iklim pariwisata yang ramah, tertib, dan bebas dari tindakan kriminal. Kehadiran aparat diharapkan tidak menimbulkan kesan represif, melainkan memberikan rasa aman bagi semua pihak yang beraktivitas di kawasan penyebrangan.

Antisipasi Lonjakan Pengunjung di Momen Liburan

Kombes Pol. Kholid menambahkan bahwa momentum liburan kerap memicu lonjakan pengunjung yang signifikan ke kawasan Gili Tramena. Kondisi ini membutuhkan kesiapsiagaan ekstra dari aparat keamanan untuk mengatur kelancaran mobilitas dan mencegah potensi kepadatan berlebih di area pelabuhan.

“Momentum liburan kerap memicu lonjakan pengunjung. Kehadiran personel di pintu-pintu masuk destinasi wisata diharapkan memberikan ketenangan bagi para wisatawan, sekaligus menegaskan bahwa NTB adalah destinasi yang aman untuk dikunjungi,” pungkas Kholid.

Melalui patroli terpadu ini, Polda NTB mengajak seluruh elemen masyarakat untuk bersama-sama menjaga reputasi pariwisata daerah. Keamanan dan kenyamanan wisatawan menjadi prioritas utama agar sektor pariwisata di NTB terus tumbuh dan memberikan dampak ekonomi bagi masyarakat lokal.

Reporter: Luthfi Hakim
Sumber: radarlombok.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top