Kebakaran Asrama MA Muallimin Ponpes Syaikh Zainuddin di Lombok Timur Hanguskan 4 Ruangan, Kerugian Capai Rp 1,32 Miliar

Penulis: Mardian Syah  •  Senin, 24 Agustus 2026 | 18:54:01 WIB
Petugas pemadam kebakaran berupaya memadamkan api yang melalap asrama MA Mu'allimin NW Anjani di Lombok Timur, Minggu (23/8/2026) malam.

SELONG — Peristiwa kebakaran hebat melanda asrama santri Madrasah Aliyah (MA) Mu'allimin Nahdlatul Wathan (NW) Anjani, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, pada Minggu (23/8/2026) malam. Musibah ini menghanguskan empat ruangan dan menimbulkan kerugian materiil yang ditaksir mencapai Rp 1,32 miliar.

Kepala MA Mu'allimin NW Anjani, Wildan Ansori, menjelaskan bahwa api telah melalap tiga ruang asrama dan satu ruang laboratorium komputer. "Yang terbakar tadi malam itu empat lokal. Ada tiga ruang asrama dan satu ruang lab komputer," terang Wildan, Senin (24/8/2026).

Kerugian Terbesar Berasal dari Kerusakan Bangunan

Selain bangunan yang rusak parah, seluruh perabotan santri dan puluhan perangkat komputer ikut menjadi abu. Wildan membeberkan bahwa kerugian terbesar justru berasal dari kerusakan bangunan yang strukturnya hangus terbakar.

Meskipun kerugian materiil sangat besar, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka dalam insiden ini. Saat kejadian berlangsung, asrama dalam keadaan kosong karena para santri sedang menjalani masa libur.

Kegiatan Belajar Mengajar Ditunda Hingga Jumat

Rencana awal para santri untuk kembali masuk pada Selasa sore terpaksa ditunda. Pihak madrasah telah menyiapkan ruangan sementara agar proses belajar mengajar tetap bisa berjalan. "Selasa sore rencana akan masuk, tapi dengan kejadian ini kami tunda sampai hari Jumat sore baru mereka balik. Kami telah menyiapkan ruangan sementara bagi santri," ucap Wildan.

Penyebab Kebakaran Murni Korsleting Listrik

Wildan memastikan bahwa penyebab kebakaran murni akibat korsleting atau arus pendek listrik. Pihaknya tidak mencurigai adanya unsur kesengajaan dalam peristiwa ini. "Kami menduga ini murni korsleting listrik atau arus pendek. Tidak ada pihak yang kami duga atau kami tuduh, ini murni musibah," pungkasnya.

Api dilaporkan muncul sekitar pukul 21.20 Wita dan berhasil dipadamkan oleh petugas pemadam kebakaran setempat setelah berjibaku menjinakkan si jago merah. (rus)

Reporter: Mardian Syah
Sumber: suarantb.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top