Bupati Lombok Timur Minta Warga Sembalun Tak Jual Lahan ke Investor, Dorong Skema Sewa Jangka Panjang demi Kepemilikan Aset Tetap di Tangan Lokal

Penulis: Nasrul Hidayat  •  Rabu, 24 Juni 2026 | 16:26:01 WIB
Bupati Lombok Timur imbau warga Sembalun pilih skema sewa lahan jangka panjang daripada jual beli.

LOMBOK TIMUR — Imbauan itu disampaikan Haerul saat meresmikan klinik swasta di Sembalun, Senin (22/6/2026). Menurutnya, sistem sewa lebih menguntungkan ketimbang jual-beli yang mengalihkan kepemilikan secara permanen.

Skema Sewa Dinilai Lebih Adil bagi Warga Lokal

Bupati menjelaskan, investor tetap bisa membangun usaha melalui hak kelola dalam jangka waktu tertentu. Setelah kontrak berakhir, lahan kembali sepenuhnya ke tangan pemilik asli.

“Sistem sewa jangka panjang lebih menguntungkan. Investor tetap bisa membangun usaha, sementara kepemilikan lahan tetap berada di tangan masyarakat,” ujar Haerul.

Kawasan Sembalun Kian Diburu Investor

Peringatan ini muncul seiring meningkatnya minat investasi di Sembalun, kawasan wisata unggulan Lombok Timur. Perkembangan sektor pariwisata membuat lahan di sana kian bernilai dan rawan beralih tangan.

Haerul mengingatkan warga agar memahami pentingnya pengelolaan aset. Ia khawatir, jika lahan produktif dijual begitu saja, masyarakat justru kehilangan manfaat ekonomi dalam jangka panjang.

Pemda Jaga Iklim Investasi, Warga Diminta Tak Lepas Aset Strategis

Pemerintah daerah berkomitmen memberikan kemudahan bagi investor yang ingin menanamkan modal. Namun, Haerul meminta semua pihak menjaga pertumbuhan ekonomi tetap sejalan dengan kepentingan masyarakat lokal.

“Masyarakat perlu mempertahankan kepemilikan aset strategis agar tidak kehilangan manfaat ekonomi di masa mendatang,” imbuhnya.

Reporter: Nasrul Hidayat
Sumber: ntbsatu.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top