MSI Claw 8 EX AI+ Ditenagai Intel Arc G3 Extreme, Performa Gaming Handheld Melonjak 75 Persen

Penulis: Luthfi Hakim  •  Rabu, 24 Juni 2026 | 07:18:31 WIB
MSI Claw 8 EX AI+ hadir dengan prosesor Intel Arc G3 Extreme untuk performa gaming handheld meningkat signifikan.

NUSA TENGGARA BARATMSI kembali menggandeng Intel untuk generasi terbaru handheld gaming mereka, Claw 8 EX AI+. Alih-alih menggunakan chip AMD seperti mayoritas pesaing, perangkat ini mengandalkan prosesor Intel Arc G3 Extreme—sebuah chip yang dirancang khusus untuk PC gaming portabel. Hasilnya? Lonjakan performa yang membuat kompetitor seperti ASUS ROG Ally X dan Lenovo Legion Go 2 tertinggal jauh.

Performa Nyata: Dari 57 fps ke 95 fps

Dalam pengujian menggunakan sampel rekayasa (engineering sample) yang disediakan Intel, MSI Claw 8 EX AI+ menunjukkan angka impresif. Pada game Cyberpunk 2077 dengan TDP 35 watt, resolusi FHD, grafis medium, dan XESS mode performa, handheld ini mencapai 95 fps. Sebagai perbandingan, ASUS ROG Ally X hanya 62 fps dan Lenovo Legion Go 2 di angka 57 fps.

Yang lebih menarik, penurunan TDP tidak serta-merta menghancurkan pengalaman bermain. Pada Returnal dengan TDP 17 watt dan grafis medium, Claw 8 EX AI+ tetap menghasilkan 59 fps—jauh di atas ASUS (42 fps) dan Lenovo (39 fps). Pola serupa terlihat di Clair Obscur Expedition 33, di mana MSI unggul 15-20 fps.

Desain Premium dengan Sedikit Catatan

Dari sisi fisik, Claw 8 EX AI+ hadir dengan bodi ungu terong yang khas. Material terasa premium berkat penggunaan Hall Effect sensor pada analog stick dan tombol pemicu (shoulder triggers), yang menjanjikan presisi lebih tinggi dan ketahanan lebih lama. Grip belakangnya juga lebih berisi, mirip dengan pegangan kontroler Xbox Series S/X.

Namun, D-Pad-nya terasa agak kaku dan cekung. Bagi penggemar game fighting yang membutuhkan gerakan diagonal cepat, ini mungkin kurang ideal. "Jika Anda tumbuh besar menggunakan kontroler Xbox, Anda mungkin akan langsung nyaman," tulis reviewer dalam catatannya.

Layar dan Konektivitas Lengkap

Layar 8 inci IPS dengan resolusi 1.920 x 1.200 piksel, refresh rate 120Hz, dukungan VRR, dan kecerahan 500 nits menjadi andalan utama. Meski bukan OLED, panel ini sudah cukup memuaskan untuk gaming kasual hingga kompetitif. Konektivitas juga tidak main-main: Wi-Fi 7, Bluetooth 6 dengan LE audio, dua port USB-C Thunderbolt 4, pembaca microSD, dan jack 3,5 mm.

Fitur tambahan seperti linear resonant actuator untuk haptic feedback yang lebih kuat serta sensor sidik jari pada tombol daya juga tersedia. Sensor sidik jari ini memudahkan pengguna membuka kunci perangkat tanpa repot memasukkan PIN.

Konfigurasi Tunggal, Harga Fantastis

MSI hanya akan memproduksi satu varian Claw 8 EX AI+: prosesor Arc G3 Extreme, RAM 32GB, dan penyimpanan 1TB. Tidak ada opsi dengan chip standar Arc G3. Dengan harga USD 1.800 (sekitar Rp 29,7 juta), perangkat ini jelas menyasar segmen pengguna yang mengutamakan performa di atas segalanya.

Kesimpulan: Untuk Siapa?

Claw 8 EX AI+ adalah pilihan tepat bagi gamer yang ingin memainkan judul AAA terbaru di genggaman dengan frame rate tinggi dan stabil. Namun, banderol harganya yang selangit membuatnya kurang cocok untuk pengguna kasual atau yang baru pertama kali mencoba handheld gaming PC. Jika anggaran bukan masalah dan Anda mengincar performa mentah terbaik di kelasnya, MSI Claw 8 EX AI+ layak dipertimbangkan.

Reporter: Luthfi Hakim
Sumber: engadget.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top