NUSA TENGGARA BARAT — Sesi latihan pertama di Brno berlangsung dramatis dengan perebutan posisi terdepan yang berganti hingga belasan kali. Tidak ada satu pun pembalap yang mampu bertahan lama di puncak klasemen, menandakan betapa ketatnya persaingan di awal akhir pekan balapan ini.
Pembalap Jepang, Ai Ogura, menjadi satu-satunya yang mampu menembus batas waktu 1 menit 52 detik. Catatan 1 menit 51,735 detik yang ia bukukan menjelang akhir sesi tak mampu dikejar oleh rival-rivalnya.
Ogura unggul tipis 0,091 detik dari Marco Bezzecchi yang harus puas di posisi kedua. Sementara Fabio Di Giannantonio (Diggia) melengkapi posisi tiga besar dengan selisih 0,207 detik dari pemuncak.
Marc Marquez sempat menunjukkan taringnya dengan menjadi yang tercepat di pertengahan sesi, mencatat waktu 1 menit 51,988 detik. Namun, ia terlempar ke posisi kelima di akhir sesi setelah disalip Ogura dan Bezzecchi. Juara dunia delapan kali itu tertinggal 0,253 detik dari Ogura.
Francesco Bagnaia, yang tampil konsisten, duduk di posisi keempat dengan selisih 0,248 detik. Pedro Acosta melengkapi posisi enam besar dengan catatan waktu 1 menit 52,228 detik, tertinggal 0,493 detik dari pemuncak.
Sesi practice ini menjadi bukti betapa sulitnya memprediksi hasil akhir. Diggia membuka sesi dengan gemilang, lalu Bezzecchi dan Acosta saling lempar catatan waktu terbaik. Marquez kemudian mengambil alih, sebelum akhirnya Ogura tampil sebagai kuda hitam di menit-menit akhir.
"Saya hanya fokus pada ritme saya sendiri. Tim bekerja sangat baik dan kami menemukan setelan yang pas di akhir sesi," ujar Ogura seusai sesi.
Hasil ini memberikan gambaran awal persaingan di Sirkuit Brno yang terkenal dengan tikungan cepatnya. Para pembalap akan kembali turun ke lintasan pada sesi kualifikasi yang akan menentukan posisi start untuk balapan utama akhir pekan ini.