Kapasitas Rawat Intensif Anak dan Bayi di Lombok Utara Bertambah, RSUD KLU Kini Punya 18 Tempat Tidur PICU-NICU

Penulis: Luthfi Hakim  •  Senin, 15 Juni 2026 | 19:44:01 WIB
Gedung perawatan intensif anak dan bayi RSUD Lombok Utara kini memiliki 18 tempat tidur PICU-NICU.

LOMBOK UTARA — Rumah sakit milik pemerintah di ujung utara Pulau Lombok ini akhirnya bisa memanfaatkan gedung perawatan intensif yang dibangun tahun lalu. Direktur RSUD KLU, drg. Nova Budiharjo, M.M., M.Kes, mengatakan proses operasional sempat tertunda karena akses menuju gedung belum selesai dikerjakan. Kini, akses tersebut sudah rampung dan perpindahan sarana prasarana pendukung mulai dilakukan.

Bertahap, Sebagian Ruangan Sudah Difungsikan

Menurut Nova, beberapa ruangan di gedung baru sudah mulai melayani pasien, sementara area lainnya masih dalam proses penataan. "Yang di atas sudah kita fungsikan, sedangkan yang di bawah masih dalam proses. Mudah-mudahan bulan ini sudah bisa ditempati," ujarnya, Senin (15/6/2026).

Setelah seluruh proses perpindahan rampung, pihak rumah sakit berencana menggelar peresmian gedung. "Karena ini gedung baru yang dibangun dari dana pusat, tentu nanti akan kita launching. Jika memungkinkan ada perwakilan dari pemerintah pusat yang hadir, akan kami komunikasikan bersama pimpinan daerah," kata Nova.

Kapasitas Naik Signifikan, Peralatan Masih Menunggu Kiriman

Penambahan kapasitas menjadi 18 tempat tidur didukung bantuan inkubator dan peralatan medis dari pemerintah pusat. Sebelumnya, unit perawatan intensif anak dan bayi hanya memiliki 11 tempat tidur. Namun, untuk mencapai kapasitas penuh, RSUD KLU masih menunggu pengiriman sejumlah sarana pendukung dari pusat.

"Pemanfaatannya memang tahun ini. Kemarin sempat terkendala akses, tetapi sekarang aksesnya sudah selesai. Saat ini proses perpindahan layanan sudah mulai dilakukan secara bertahap," jelas Nova.

Tak Cuma Gedung Baru, RSUD KLU Tambah Dokter Spesialis

Selain penguatan fasilitas fisik, RSUD KLU juga menambah tenaga medis spesialis. Tahun ini, rumah sakit telah mendatangkan dokter spesialis obstetri dan ginekologi (obgyn) serta spesialis rehabilitasi medik. Rencananya, tahun depan akan bertambah dokter spesialis jantung dan paru yang saat ini masih menjalani pendidikan.

Saat ini, RSUD KLU memiliki sekitar 25 dokter spesialis dan 22 dokter umum. Nova menyebut jumlah tersebut sudah melebihi kebutuhan minimal untuk tipe rumah sakit yang ada. "Setiap tahun ada penambahan dokter spesialis. Kalau ada dokter spesialis yang ingin bergabung, tentu kami terima karena tujuannya untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat," tutupnya.

Reporter: Luthfi Hakim
Sumber: kicknews.today This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top