LOMBOK TENGAH — Wakil Ketua II BAZNAS Lombok Tengah, TGH Lalu Mala Syar’i, Lc., M.Ag., turun langsung ke Dusun Esok, Desa Sintung, untuk bersosialisasi sekaligus mendistribusikan bantuan. Kegiatan ini merupakan wujud komitmen lembaga tersebut dalam mengelola dana zakat, infak, dan sedekah untuk sektor pendidikan dan dakwah.
Program Tastura Cerdas dirancang untuk menjangkau tiga kelompok sasaran utama. Pertama, pelajar dari keluarga kurang mampu yang membutuhkan dukungan biaya pendidikan. Kedua, para guru ngaji dan pengajar tahfidz yang selama ini mengabdi di pelosok desa. Ketiga, lembaga pendidikan dan keagamaan seperti pondok pesantren dan madrasah diniyah.
Kepala Desa Sintung, Herman, SH., menyambut baik inisiatif ini. Ia menilai bantuan tersebut tepat sasaran dan langsung dirasakan warganya.
Desa Sintung, yang terletak di Kecamatan Pringgarata, memiliki sejumlah dusun dengan akses terbatas terhadap pembinaan keagamaan formal. Kehadiran BAZNAS di Dusun Esok dinilai mampu memperkuat fondasi pendidikan agama di tingkat akar rumput. TGH Lalu Mala Syar’i dalam sambutannya menekankan pentingnya semangat berbagi untuk keberlanjutan program.
“Zakat, infak, dan sedekah yang ditunaikan masyarakat memiliki dampak besar dalam membantu pendidikan, dakwah, dan kesejahteraan umat. Karena itu kami mengajak seluruh masyarakat untuk terus memperkuat semangat berbagi,” ujarnya di hadapan tokoh agama dan warga setempat.
BAZNAS Lombok Tengah membuka kanal resmi bagi masyarakat yang ingin menyalurkan zakat, infak, dan sedekah. Seluruh transaksi dapat dilakukan melalui situs kablomboktengah.baznas.go.id. Lembaga ini menjamin pengelolaan dana secara amanah, profesional, dan transparan.
Ketua Unit Pengumpul Zakat (UPZ) Sintung, H. Imtihan, juga turut hadir dalam kegiatan tersebut. Kehadirannya menjadi jembatan antara BAZNAS dan warga desa untuk memastikan distribusi bantuan berjalan lancar.
Bantuan yang disalurkan tidak bersifat konsumtif semata. Program Tastura Cerdas juga mencakup pembinaan berkelanjutan bagi guru ngaji dan tahfidz. Hal ini diharapkan mampu meningkatkan kualitas pengajaran Al-Qur’an di tingkat dusun. Warga setempat mengaku antusias mengikuti sosialisasi karena mereka bisa berdiskusi langsung dengan pengurus BAZNAS.
Dengan adanya program ini, BAZNAS Lombok Tengah berharap angka partisipasi masyarakat dalam menunaikan zakat terus meningkat. Semakin banyak dana yang terkumpul, semakin luas pula jangkauan program kemaslahatan umat di Lombok Tengah.
BAZNAS Lombok Tengah menyatakan Program Tastura Cerdas merupakan agenda prioritas yang berkelanjutan. Setelah Desa Sintung, lembaga ini akan menjangkau desa-desa lain di Lombok Tengah yang membutuhkan intervensi serupa. Kepala Desa Sintung pun berharap kerja sama ini bisa terus berlanjut demi masa depan pendidikan agama di wilayahnya.