SUMBAWA BARAT — Getaran gempa bumi dirasakan warga di sejumlah titik di Kabupaten Sumbawa Barat, Selasa (19/5/2026) pukul 08.51 WIB. BMKG mencatat pusat gempa berada di laut, tepatnya 75 kilometer arah barat daya wilayah tersebut.
Kedalaman gempa mencapai 33 kilometer. Dengan parameter ini, BMKG mengklasifikasikan gempa sebagai jenis dangkal akibat aktivitas subduksi lempeng di selatan Pulau Sumbawa.
Berdasarkan rilis resmi BMKG yang diunggah di media sosial, titik koordinat gempa berada di 9.41 Lintang Selatan dan 116.69 Bujur Timur. Lokasi episenter ini berada di zona megathrust yang kerap memicu gempa kecil hingga menengah di wilayah NTB bagian selatan.
Meski berpusat di laut, magnitudo 3,1 tergolong kecil. Energi yang dilepaskan tidak cukup besar untuk menimbulkan gelombang tsunami atau kerusakan bangunan yang signifikan.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada laporan mengenai kerusakan rumah, fasilitas umum, atau korban jiwa akibat gempa tersebut. Masyarakat di pesisir barat Sumbawa dilaporkan merasakan getaran ringan selama beberapa detik.
BMKG mengimbau warga tetap tenang dan tidak terpancing isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan. Informasi resmi hanya bersumber dari kanal komunikasi BMKG.
Nusa Tenggara Barat merupakan salah satu daerah rawan gempa di Indonesia karena berada di jalur pertemuan lempeng Indo-Australia dan Eurasia. Gempa kecil seperti ini kerap terjadi dan menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu memahami jalur evakuasi serta titik kumpul aman.
BMKG juga mengingatkan agar warga tidak membangun bangunan di area tebing curam atau tanah labil yang rawan longsor saat gempa terjadi. Kesiapsiagaan struktural dan non-struktural tetap menjadi kunci mengurangi risiko bencana.