MATARAM — Episentrum gempa berada pada koordinat 8,77 derajat Lintang Selatan dan 116,14 derajat Bujur Timur, atau sekitar 14 kilometer tenggara Lombok Barat. Informasi gempa dirilis BMKG pada pukul 03.17.51 WIB atau 04.17.51 WITA, hanya sekitar dua menit setelah kejadian.
Guncangan dirasakan warga Kota Mataram sekitar pukul 04.15 WITA. Sebagian masyarakat masih berada di dalam rumah saat getaran terjadi. Lokasi episentrum di wilayah Lombok Barat membuat guncangan juga terasa di sejumlah wilayah Pulau Lombok.
Apa yang Disampaikan BMKG soal Gempa Ini?
BMKG menyatakan gempa berkekuatan magnitudo 5,2 tersebut tidak berpotensi menimbulkan tsunami. Meski demikian, BMKG meminta masyarakat tetap memperhatikan perkembangan aktivitas kegempaan di wilayah NTB.
Dalam keterangan resminya, BMKG memberikan imbauan agar masyarakat berhati-hati terhadap kemungkinan terjadinya gempa bumi susulan. Masyarakat juga diimbau tidak panik dan mengandalkan informasi dari kanal resmi BMKG.
Parameter Gempa Berdasarkan Data BMKG
- Magnitudo: 5,2
- Waktu: Rabu (7/10/2026), pukul 03.15.26 WIB / 04.15.26 WITA
- Koordinat: 8,77 derajat Lintang Selatan dan 116,14 derajat Bujur Timur
- Lokasi: sekitar 14 kilometer tenggara Lombok Barat, NTB
- Kedalaman: 92 kilometer
- Potensi tsunami: tidak ada
Belum Ada Laporan Kerusakan maupun Korban
Hingga informasi ini ditulis, belum ada laporan resmi dari BMKG mengenai kerusakan bangunan maupun korban akibat gempa tersebut. Informasi soal dampak di lapangan masih menunggu perkembangan laporan dari wilayah terdampak.
Masyarakat yang merasakan gempa maupun menemukan kerusakan pada bangunan diimbau tetap waspada. Warga diminta mengikuti informasi resmi dari BMKG serta pemerintah daerah.