Pencarian

Garuda ID Jadi Wajib Beli Tiket Final ASEAN Cup, 67 Ribu Ludes

Senin, 05 Oktober 2026 • 15:32:01 WIB
Garuda ID Jadi Wajib Beli Tiket Final ASEAN Cup, 67 Ribu Ludes
Tiket final ASEAN Cup 2026 antara Indonesia dan Thailand di GBK dilaporkan habis terjual sebanyak 67 ribu lembar.

NUSA TENGGARA BARAT — Garuda ID menjadi syarat pembelian tiket final FIFA ASEAN Cup 2026 antara Timnas Indonesia dan Thailand di Gelora Bung Karno, Senin (5/10/2026) malam. Sebanyak 67 ribu tiket laga tersebut dilaporkan habis terjual sejak dibuka 2 Oktober 2026 melalui platform Kita Garuda, dengan harga mulai Rp250 ribu. Sistem identitas digital ini menghubungkan tiket dengan data suporter terverifikasi, termasuk NIK dan foto wajah.

PSSI menerapkan Garuda ID sebagai lapisan verifikasi identitas dalam ekosistem tiket pertandingan Timnas Indonesia, bukan sekadar akun pembelian. Sistem ini memanfaatkan teknologi pengenalan wajah atau facial recognition untuk mencocokkan pemegang tiket dengan identitas yang terdaftar sebelum masuk stadion.

Penerapan tersebut bertujuan menutup celah penonton tanpa tiket, duplikasi tiket, hingga praktik percaloan yang kerap muncul di laga-laga besar. Identitas orang yang membeli tiket menjadi bagian tak terpisahkan dari proses masuk stadion.

Apa Itu Garuda ID dan Mengapa Dibutuhkan

Garuda ID adalah sistem identitas digital yang menghubungkan suporter dengan layanan pertandingan Timnas Indonesia. Platform resmi Kita Garuda menyediakan layanan pemesanan tiket untuk pertandingan FIFA ASEAN Cup 2026, termasuk informasi jadwal dan pembelian.

Dalam FAQ penjualan tiket FIFA Series 2026, Bank Mandiri menjelaskan registrasi Garuda ID melibatkan sejumlah data identitas pengguna. Data yang diminta mencakup NIK, nomor ponsel, tanggal lahir, foto KTP, serta selfie untuk keperluan verifikasi.

Konsep ini berbeda dari tiket digital konvensional yang bisa dipindahtangankan bebas. Sistem identitas digital memastikan tiket hanya bisa digunakan oleh orang yang namanya terdaftar dan telah diverifikasi.

Bagaimana Facial Recognition Bekerja di Stadion

Teknologi facial recognition mengenali karakteristik wajah seseorang, lalu mencocokkannya dengan data yang tersimpan dalam sistem. Dalam konteks pertandingan sepak bola, teknologi ini membantu memastikan orang yang masuk ke stadion adalah pemegang tiket yang sesuai dengan identitas terdaftar.

PSSI sebelumnya menyatakan Garuda ID diterapkan untuk meningkatkan keamanan pertandingan. Sistem ini memanfaatkan kombinasi identitas suporter dan pengenalan wajah sebagai verifikasi berlapis.

Animo Final Indonesia vs Thailand

Penjualan tiket final dibuka pada 2 Oktober 2026 melalui platform Kita Garuda dengan harga mulai Rp250 ribu. Sehari kemudian, penjualan telah menembus lebih dari 55 ribu kursi.

Seluruh 67 ribu tiket akhirnya dilaporkan ludes terjual. Laga Indonesia vs Thailand tercatat sebagai pertandingan berikutnya di situs Kita Garuda, dengan kick-off pukul 20.00 WIB di Gelora Bung Karno, Jakarta.

Timnas Indonesia memastikan tempat di final setelah mengalahkan Bangladesh 9-2. Tingginya permintaan tiket membuat pencarian tentang Garuda ID ikut meningkat, terutama bagi suporter yang belum memiliki identitas digital tersebut.

Risiko Data Pribadi yang Perlu Diwaspadai

Proses pendaftaran Garuda ID melibatkan data pribadi dan foto wajah. Suporter perlu memastikan registrasi hanya dilakukan melalui kanal resmi dan tidak memberikan data identitas kepada pihak yang menawarkan tiket lewat jalur tidak resmi.

Permintaan tiket yang tinggi membuka peluang pihak tidak bertanggung jawab menawarkan tiket palsu atau membuat situs yang menyerupai layanan resmi. Suporter sebaiknya juga tidak mengunggah foto KTP atau data pribadi ke media sosial.

Bagi suporter yang belum memiliki Garuda ID, registrasi dan verifikasi wajib diselesaikan sebelum bisa membeli tiket pertandingan Timnas berikutnya.

Follow lombok24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: inet.detik.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks