Pencarian

50.000 Paket Sembako Presiden Prabowo Subianto Dibawa Menteri PU Dody Hanggodo menuju NTT

Senin, 17 Agustus 2026 • 01:00:01 WIB
50.000 Paket Sembako Presiden Prabowo Subianto Dibawa Menteri PU Dody Hanggodo menuju NTT
Menteri PU Dody Hanggodo meninjau kondisi Bendungan Napungete di Kabupaten Sikka pascagempa magnitudo 7,7 yang mengguncang NTT.

JAKARTA — Gempa bumi magnitudo 7,7 yang mengguncang Pulau Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), Sabtu pukul 04.58 WIB, memicu respons cepat dari pemerintah pusat.

Pusat gempa berada sekitar 38 kilometer timur laut Mbay, Kabupaten Nagekeo, pada kedalaman 10 kilometer. Peringatan dini tsunami sempat dikeluarkan sebelum diakhiri BMKG pukul 09.00 WITA setelah tidak terpantau adanya tsunami.

Menteri Pekerjaan Umum (PU) Dody Hanggodo bergerak cepat merespons bencana tersebut dengan terbang menuju Labuan Bajo, NTT, menggunakan pesawat Boeing 737 TNI Angkatan Udara dari Halim Perdanakusuma bersama sejumlah menteri dan pimpinan lembaga pada Sabtu (15/8/2026) malam.

Rombongan membawa amanah Presiden Prabowo Subianto berupa 50.000 paket sembako untuk masyarakat terdampak, rencananya disalurkan melalui Maumere, NTT.

Turut serta Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Menteri Dalam Negeri, Kepala BNPB, Wakil Menteri Kesehatan, dan Wakil Menteri Sosial, serta perwakilan Pertamina, guna mempercepat penanganan kebutuhan masyarakat dan pemulihan layanan dasar.

Menteri Dody telah menginstruksikan jajaran balai di NTT untuk meningkatkan kesiapsiagaan dan memberi dukungan penuh dalam penanganan pascabencana.

"Kesiapan personel, alat berat, serta koordinasi dengan pemerintah daerah menjadi bagian penting untuk memastikan infrastruktur yang terdampak dapat segera dipulihkan," kata Menteri Dody.

Sejak pagi, Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) NTT memantau dan menangani titik longsoran di ruas jalan nasional — tiga ruas teridentifikasi: Ruteng–Km 210 (tiga titik), Km 210–Batas Kabupaten Manggarai (satu titik), dan Aegela–Batas Kota Ende (delapan titik). Loader dan excavator sudah dikerahkan menjaga akses tetap fungsional.

Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Nusa Tenggara II memeriksa Bendungan Napungete dan Bendungan Waerita di Kabupaten Sikka serta Bendungan Mbay di Kabupaten Nagekeo, dengan kondisi visual ketiganya dilaporkan baik meski pemeriksaan struktur detail masih berlanjut.

Bendung dan jaringan Daerah Irigasi (DI) Waelaku di Kabupaten Manggarai Timur turut mengalami kerusakan ringan disertai longsoran yang menutupi saluran sekunder.

Kementerian PU terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah, BNPB, dan unsur terkait, seiring pendataan kondisi jalan, jembatan, infrastruktur air, serta fasilitas publik yang masih berlangsung. Wilayah terdampak sementara mencakup Kabupaten Manggarai, Manggarai Timur, Manggarai Barat, Nagekeo, dan Sikka.

Follow lombok24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks