LOMBOK UTARA — Kepala Bidang Perlindungan Masyarakat Satpol PP NTB turun langsung memantau jalannya penilaian. Kehadiran jajaran Satpol PP di pulau terluar Lombok Utara itu menegaskan pengayoman masyarakat tidak berhenti pada ketertiban umum. Pelayanan dasar hingga tingkat basis juga masuk lingkup pengawasan mereka.
Posyandu Cucut 1 berada di kawasan destinasi wisata mancanegara. Karakteristik geografis kepulauan menjadi ujian tersendiri dalam pemenuhan hak dasar warga setempat.
Hasil evaluasi hari pertama memberi catatan positif pada aspek tata kelola. Tim penilai mengapresiasi ketertiban administrasi dan kelembagaan Posyandu Cucut 1.
Penopang utama capaian itu adalah kesadaran hukum pemerintah desa. Kepala Desa Gili Indah menerbitkan Surat Keputusan tentang Kepengurusan Posyandu Tingkat Desa. Dokumen itu menjadi benteng legalitas dan kepastian hukum bagi para kader dalam mengabdi.
Di tengah dinamika kawasan pariwisata yang sibuk, kelembagaan Posyandu Cucut 1 terbukti berdiri tegak dan terstruktur.
Fondasi kelembagaan sudah kokoh, tetapi implementasi program perlu akselerasi. Dari enam pilar SPM yang dinilai, baru sektor kesehatan yang berjalan rutin dan optimal.
Enam pilar itu meliputi kesehatan, pendidikan, pekerjaan umum, perumahan rakyat, trantibumlinmas, serta sosial. Lima bidang selain kesehatan masih membutuhkan intervensi intensif agar tidak tertinggal.
Ada sejumlah langkah terobos yang dinilai perlu diambil. Pertama, menggandeng berbagai Organisasi Perangkat Daerah teknis agar beban pelayanan dasar tidak melulu ditumpukan pada sektor kesehatan.
Kedua, pemberdayaan kader berkelanjutan. Kader Posyandu perlu meningkatkan skill dan wawasan melalui pelatihan lintas bidang agar mampu mengampu fungsi enam SPM secara menyeluruh.
Ketiga, akselerasi penyediaan sarana dan prasarana penunjang yang disesuaikan dengan kebutuhan geografis Dusun Gili Air.
Melalui keterlibatan aktif Satpol PP NTB dalam ajang pembinaan dan evaluasi ini, integrasi enam SPM di Desa Gili Indah diharapkan terwujud utuh. Dampaknya diarahkan pada kesejahteraan warga setempat sekaligus kenyamanan kawasan pariwisata.