Karhutla Gunung Ciremai Tersisa 10 Titik Api, Pendakian Diminta Waspada

Penulis: Luthfi Hakim  •  Sabtu, 24 Oktober 2026 | 18:02:01 WIB
Petugas gabungan memadamkan titik api karhutla di lereng Taman Nasional Gunung Ciremai, Kabupaten Kuningan.

NUSA TENGGARA BARAT — Kebakaran hutan dan lahan di Taman Nasional Gunung Ciremai, Kabupaten Kuningan, Jawa Barat, masih menyisakan 10 titik api aktif hingga Sabtu (24/10/2026). Tim gabungan BPBD dan pengelola taman nasional terus memadamkan api yang membakar semak belukar, alang-alang, dan pohon pinus di lereng curam. Pendaki dan wisatawan yang hendak ke kawasan ini diminta memantau informasi resmi sebelum berangkat.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Kuningan, Indra Bayu, menyatakan pemantauan udara dengan drone thermal menunjukkan penurunan jumlah titik api. Pada Kamis (22/10/2026) terdeteksi 13 titik, lalu menyusut menjadi 10 titik pada Jumat (23/10/2026) sore.

Medan Curam dan Angin Kencang Jadi Kendala

Api pertama kali dilaporkan muncul pada Rabu (21/10/2026) malam pukul 20.44 WIB. Hingga hari ketiga, petugas belum bisa memadamkan seluruh titik karena hembusan angin kencang dan lereng yang terjal menyulitkan tim menjangkau lokasi.

Vegetasi yang terbakar didominasi semak belukar, alang-alang, serasah kering, dan pohon pinus. Kombinasi bahan bakar kering itu membuat api cepat merambat di area terbuka.

Wilayah Terdampak dan Status Pendakian

Kebakaran terjadi di kawasan Taman Nasional Gunung Ciremai yang secara administratif berada di Kabupaten Kuningan, Jawa Barat. Belum ada laporan resmi soal perluasan area terbakar maupun dampak ke jalur pendakian.

Calon pendaki sebaiknya mengecek status jalur dan izin pendakian ke pengelola TNGC atau dinas pariwisata setempat sebelum berangkat. Informasi terkini dapat dikonfirmasi langsung ke pos pendaftaran resmi.

Penyebab Karhutla Belum Diketahui

Penyebab pasti kebakaran belum diumumkan BPBD Kabupaten Kuningan. Musim kemarau dengan serasah kering di lantai hutan menjadi faktor yang mempercepat penyebaran api di lereng gunung.

Tim gabungan dari BPBD, pengelola taman nasional, dan relawan masih berjaga di lapangan. Pemadaman dilakukan bertahap mengikuti akses medan yang bisa dijangkau.

Tips bagi Pendaki dan Wisatawan

  • Konfirmasi status jalur pendakian ke pengelola TNGC sebelum berangkat.
  • Hindari aktivitas yang memicu percikan api di area hutan, termasuk membakar sampah atau puntung rokok.
  • Bawa perlengkapan darurat dan air minum cukup jika tetap melanjutkan kunjungan.
  • Ikuti arahan petugas di pos pendaftaran dan jalur evakuasi yang ditetapkan.

Gunung Ciremai kerap jadi tujuan pendakian dan wisata alam bagi warga Kuningan, Cirebon, dan sekitarnya. Kondisi karhutla seperti sekarang membuat perencanaan perjalanan ke kawasan ini perlu disertai pengecekan informasi terbaru dari BPBD Kabupaten Kuningan dan pengelola taman nasional.

Reporter: Luthfi Hakim
Sumber: tintahijau.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top