Keluarga Justin Hubner Dapat Ancaman Pembunuhan Selama FIFA ASEAN Cup 2026

Penulis: Mardian Syah  •  Selasa, 06 Oktober 2026 | 20:32:31 WIB
Bek Timnas Indonesia Justin Hubner mengungkap keluarganya menerima ancaman pembunuhan melalui media sosial selama FIFA ASEAN Cup 2026.

NUSA TENGGARA BARAT — Justin Hubner mengungkap keluarganya menerima ancaman pembunuhan lewat media sosial selama Timnas Indonesia berlaga di FIFA ASEAN Cup 2026. Bek Fortuna Sittard itu menyebut tekanan tersebut justru menjadi bahan bakar Garuda menaklukkan Thailand 4-2 lewat adu penalti di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta.

Ancaman itu datang dari netizen yang diduga berasal dari Malaysia dan Vietnam. Hubner menyebut pesan-pesan bernada kekerasan terus mengalir ke keluarganya sepanjang turnamen berlangsung.

Pemain berusia 23 tahun itu memilih tidak menanggapi secara langsung. Ia menjadikan situasi tersebut sebagai motivasi untuk tampil maksimal bersama skuad Garuda.

Kemenangan atas Thailand Jadi Jawaban Hubner

Hubner baru membuka soal ancaman tersebut setelah Indonesia memastikan gelar juara. Garuda menaklukkan Thailand melalui drama adu penalti dengan skor 4-2.

"Setelah semua ini, ada orang-orang dari negara-negara seperti Malaysia dan Vietnam yang banyak berbicara di media sosial. Mereka banyak memberikan ancaman pembunuhan kepada keluarga saya," kata Hubner dikutip dari Antara.

Ia menegaskan satu-satunya respons yang bisa diberikan adalah kemenangan di lapangan. Trofi ASEAN Cup menjadi bukti yang ia anggap cukup untuk membungkam tekanan dari luar.

"Satu-satunya hal yang bisa kami lakukan adalah menang dan menunjukkan kepada mereka siapa raja yang sebenarnya. Dan saya pikir kami sudah menunjukkannya hari ini," ujar Hubner.

Final Dramatis di Gelora Bung Karno

Partai puncak di Stadion Utama Gelora Bung Karno berjalan ketat. Indonesia sempat unggul lebih dulu lewat gol Dean James pada menit ke-84.

Thailand menyamakan kedudukan tiga menit berselang. Kedua tim kembali mencetak gol di babak tambahan waktu sebelum laga berakhir 2-2 dan harus diselesaikan melalui adu penalti.

Hubner meminta pihak-pihak yang menurutnya terus menyerang Indonesia untuk berhenti berbicara. Menurutnya, gelar juara sudah menjadi jawaban paling jelas atas segala tekanan yang diterima skuad dan keluarganya.

"Saya pikir negara-negara tersebut sekarang harus berhenti berbicara, karena ini Indonesia, Anda tahu," tutur Hubner.

Peran Hubner Sepanjang Turnamen

Bek tengah kelahiran Den Bosch itu menjadi salah satu pilar pertahanan Indonesia. Ia selalu tampil sebagai starter dalam empat pertandingan Garuda.

Hubner juga menyumbang satu gol dan satu assist, tepatnya saat Indonesia menghancurkan Bangladesh dengan skor 9-2. Kontribusi itu membuatnya masuk daftar pemain kunci dalam perjalanan menuju gelar juara.

Gelar FIFA ASEAN Cup 2026 menambah koleksi prestasi Hubner bersama Timnas Indonesia. Ia kini kembali ke Fortuna Sittard untuk melanjutkan kompetisi bersama klubnya di Liga Belanda.

Reporter: Mardian Syah
Sumber: cnnindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top