TALIWANG — Pemkab Sumbawa Barat menempatkan dua capaian sekaligus dalam penilaian kinerja pelayanan dasar yang dilakukan pemerintah pusat. Pada kategori Akses dan Kualitas Layanan Kesehatan, daerah bermotto Pariri Lema Bariri ini meraih peringkat kedua terbaik tingkat kabupaten. Sementara di kategori Akses Penduduk terhadap Layanan Pendidikan, Sumbawa Barat menempati peringkat ketiga tingkat kabupaten.
Penghargaan diserahkan dalam ajang Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 Batch II Regional Maluku dan Nusa Tenggara. Wakil Bupati Hj. Hanipah hadir langsung menerima penghargaan tersebut di Jakarta.
Penilaian kategori kesehatan mencakup sejumlah indikator pelayanan dasar. Mulai dari akses layanan kesehatan, kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional (JKN), sanitasi layak, ketersediaan fasilitas kesehatan sesuai standar, hingga pelaksanaan pemeriksaan kesehatan gratis.
Untuk kategori pendidikan, Kemendagri menilai sejauh mana penduduk dapat mengakses layanan pendidikan. Seluruh penilaian mengacu pada kinerja pemerintah daerah dalam memenuhi indikator pelayanan dasar masyarakat.
Pada ajang yang sama, Kemendagri juga menilai dua kategori lain, yakni Implementasi Program 3 Juta Rumah serta Pengelolaan Sampah dan Lingkungan Asri.
Dua penghargaan yang diraih Pemda Sumbawa Barat berbuah ganjaran tambahan fiskal daerah. Totalnya mencapai Rp 2,5 miliar, terdiri dari Rp 1,5 miliar untuk kategori kesehatan dan Rp 1 miliar untuk kategori pendidikan.
Insentif fiskal diberikan pemerintah pusat sebagai tambahan pendanaan bagi daerah yang memperoleh prestasi berdasarkan indikator kinerja yang telah ditetapkan. Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian menekankan agar dana tersebut dikelola untuk kepentingan masyarakat, termasuk mendukung penanganan persoalan daerah dan peningkatan fasilitas pelayanan wajib.
Wakil Bupati Sumbawa Barat Hj. Hanipah menyampaikan ucapan terima kasih kepada seluruh pihak yang telah mendukung pencapaian Pemda KSB. Menurut dia, penghargaan tersebut akan menjadi pelecut semangat pemerintah untuk terus membenahi kegiatan layanan dasar kepada masyarakat.
"Bukan saja akan kita tingkatkan sektor kesehatan dan pendidikan. Tapi semua layanan yang menyentuh langsung kebutuhan masyarakat akan kita optimalkan pelayanannya," janji Wabup.