NUSA TENGGARA BARAT — Paragraf pembuka: Perum BULOG Kantor Cabang Serui resmi menuntaskan tahap awal penyaluran Bantuan Pangan Beras alokasi Juli-September 2026 di dua kabupaten wilayah kerjanya. Program ini dijalankan atas penugasan Badan Pangan Nasional (Bapanas) melalui skema Cadangan Beras Pemerintah (CBP). Distribusi ke Kabupaten Waropen dimulai pada 9 September 2026, setelah sebelumnya disalurkan bertahap di Kabupaten Kepulauan Yapen.
Pemimpin Cabang BULOG Serui Syarif Jati menyebut total penerima di wilayah kerjanya mencapai 22.831 orang. Dari jumlah itu, 15.711 penerima berada di Kabupaten Kepulauan Yapen dengan alokasi 471.330 kilogram. Sisanya, 7.120 penerima, berada di Kabupaten Waropen dengan alokasi 213.600 kilogram.
Setiap penerima mendapat 10 kilogram beras per bulan. Untuk periode Juli-September 2026, masing-masing penerima menerima total 30 kilogram. Total beras yang disalurkan mencapai 684.930 kilogram atau setara 684,93 ton.
"Pada 9 September 2026, Perum BULOG Cabang Serui mulai mendistribusikan Bantuan Pangan Beras di Kabupaten Waropen. Sebelumnya, penyaluran telah dilakukan secara bertahap di Kabupaten Kepulauan Yapen," kata Syarif.
Beras yang disalurkan merupakan stok CBP yang telah melewati pemeriksaan kualitas dan kuantitas. Pengecekan dilakukan bersama Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan setempat sebelum beras dikirim ke penerima.
"Kami memastikan beras yang sampai kepada masyarakat dalam kondisi baik dan memenuhi standar yang telah ditetapkan. Pengecekan kualitas dan kuantitas dilakukan bersama Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan," ujar Syarif.
Dalam proses pengiriman, BULOG menggandeng transporter Jasa Prima Logistik (JPL). Karena wilayah kerja berupa kepulauan, distribusi dilakukan secara kolektif hingga ke masing-masing distrik dan kampung.
Kondisi geografis kepulauan membuat distribusi ke Waropen dan Kepulauan Yapen tidak bisa dilakukan serentak. BULOG meminta dukungan kepala distrik dan kepala kampung agar bantuan sampai tepat waktu, tepat jumlah, dan tepat sasaran.
"Distribusi ke Waropen dan Kepulauan Yapen memiliki tantangan tersendiri. Kami minta dukungan, sinergi dan gotong royong semua pihak, termasuk kepala distrik dan kepala kampung, agar bantuan pangan benar-benar sampai ke penerima secara tepat waktu, tepat jumlah dan tepat sasaran," katanya.
Syarif juga mengapresiasi dukungan Pemerintah Daerah melalui Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan, TNI/Polri, Dinas Sosial, serta pemangku kepentingan lain yang membantu kelancaran program.
BULOG bersama dinas pertanian dan ketahanan pangan mengimbau penerima memanfaatkan bantuan dengan baik. Penyaluran ini diharapkan membantu menekan gejolak harga beras di dua kabupaten tersebut.
"Sehingga penyaluran Bantuan Pangan Beras alokasi Juli-September 2026 berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat, sekaligus mendukung stabilisasi harga serta ketahanan pangan di Kabupaten Kepulauan Yapen dan Kabupaten Waropen," katanya.
Penutup: Penyaluran 684,93 ton beras ini menjadi bagian dari upaya pemerintah menjaga pasokan pangan di daerah kepulauan yang rentan gangguan distribusi. Keberhasilan program bergantung pada koordinasi lintas instansi hingga level kampung, mengingat medan tempuh yang tidak sederhana di wilayah timur Indonesia.