LOMBOK TIMUR — Bupati Lombok Timur Khairul Warisin memastikan komitmen pemerintah daerah memperluas akses layanan kesehatan masyarakat melalui peningkatan anggaran BPJS Kesehatan. Pada 2026, alokasi yang disiapkan mencapai Rp 143 miliar, sementara pagu tahun berjalan berada di kisaran Rp 98 miliar.
Kenaikan tersebut disampaikan Warisin saat menghadiri peringatan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW di Masjid Jamiq Nurul Yaqien, Desa Rempung, Rabu (2/9). Ia menegaskan, pemerintah adalah pelayan masyarakat, sehingga pelayanan publik harus diberikan secara maksimal.
"Pemerintah adalah pelayan masyarakat. Oleh karena itu, dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat harus maksimal," ungkap Warisin di hadapan jamaah.
Di bidang infrastruktur, Warisin menyampaikan percepatan penanganan ruas jalan rusak menjadi prioritas jangka menengah. Pemerintah daerah menargetkan seluruh jalan kabupaten yang rusak dapat ditangani secara bertahap hingga 2030.
Perbaikan difokuskan pada ruas-ruas yang selama ini dikeluhkan warga, terutama jalur penghubung antar desa dan kecamatan. Namun, Warisin tidak merinci panjang jalan yang masuk daftar prioritas perbaikan tahun depan.
Dalam kesempatan yang sama, Warisin turut menanggapi pro-kontra yang sempat mengemuka di masyarakat terkait Hari Ulang Tahun (HUT) Lombok Timur ke-131. Ia menjelaskan, dasar hukum penetapan hari jadi kabupaten berpedoman pada Peraturan Daerah Kabupaten Lombok Timur Nomor 1 Tahun 2013.
Aturan itu menetapkan 31 Agustus sebagai hari jadi. Penetapan tanggal tersebut merujuk pada catatan pemerintahan masa Hindia Belanda, yakni Staatblad Nomor 181 Tahun 1895 yang diterbitkan pada 31 Agustus 1895.
"Dasar sejarah penetapan tanggal tersebut merujuk pada catatan wilayah pemerintahan masa Hindia Belanda," kata Warisin.
Selain itu, Bupati menyoroti perlindungan sosial bagi kelompok masyarakat melalui program jaminan sosial ketenagakerjaan. Ia mendorong Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Lombok Timur memaksimalkan pengumpulan zakat, infak, dan sedekah dari para muzakki untuk membiayai kepesertaan tersebut.
Dana yang terkumpul nantinya disalurkan kepada masyarakat yang berhak sesuai ketentuan asnaf. Warisin berharap cakupan kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan terus meluas, khususnya bagi pekerja rentan di wilayah Lombok Timur.
Usai menyampaikan sambutan, Warisin menandatangani prasasti pembangunan masjid dan menyerahkan bantuan sebesar Rp 25 juta untuk Masjid Nurul Yaqien. Secara simbolis, ia juga memotong pita sebagai tanda peresmian penggunaan tempat wudhu wanita yang baru direnovasi.
Ketua pengurus masjid Nurul Yaqien, Hamzah, menyebut rangkaian peringatan Maulid tahun ini juga diisi kegiatan khitanan massal dan khataman Al-Qur'an oleh santri dari pesantren dan TPQ se-Desa Rempung. Pihaknya berharap kehadiran Bupati menjadi perhatian pemerintah daerah terhadap berbagai persoalan yang ada di masyarakat.
Acara tersebut turut dihadiri Ketua Dewan Masjid Indonesia (DMI) Lombok Timur, sejumlah pimpinan perangkat daerah, Camat Pringgasela, dan Penjabat Kepala Desa Rempung beserta perangkatnya. Para ulama, tokoh masyarakat, dan tokoh wanita juga hadir pada kegiatan itu.