MATARAM — Proses menuju akreditasi internasional ACQUIN di UIN Mataram kini memasuki babak penentu. Setelah melewati serangkaian penyusunan, dokumen Self-Assessment Report (SAR) tengah menjalani review akhir oleh Tim Pendamping sebelum diterjemahkan dan difinalisasi.
Apel Siaga ACQUIN yang digelar siang ini di Auditorium UIN Mataram menjadi momentum konsolidasi. Sekretaris Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) UIN Mataram, Prof. Dr. H. Abdul Qudus, M.A., memimpin langsung apel tersebut, dihadiri para dekan dan tim lintas unit yang terlibat.
Tahapan review akhir menjadi titik krusial. Seluruh narasi, data, indikator, dan eviden pendukung dalam SAR diperiksa secara menyeluruh untuk memastikan kesesuaiannya dengan kondisi faktual di lapangan.
Setiap informasi harus mampu menggambarkan kualitas penyelenggaraan pendidikan dan tata kelola UIN Mataram secara objektif. Setelah review tuntas, dokumen dilanjutkan ke proses penerjemahan yang menuntut ketelitian tinggi agar substansi akademik dan kelembagaan tetap terjaga.
Pada tahap akhir ini, penguatan koordinasi antara universitas, fakultas, lembaga, dan unit kerja menjadi prioritas. Para dekan diminta memastikan kembali data serta eviden yang menjadi tanggung jawab masing-masing.
Langkah ini ditempuh agar tidak terdapat kesenjangan informasi ketika dokumen memasuki tahap finalisasi. Kehadiran unsur pimpinan fakultas dan tim lintas unit menunjukkan bahwa proses menuju ACQUIN merupakan agenda strategis universitas yang membutuhkan kerja kolektif.
Akreditasi ACQUIN tidak dipandang semata sebagai proses memperoleh pengakuan eksternal. Ia menjadi momentum evaluasi untuk memperkuat sistem akademik, penjaminan mutu, tata kelola, serta daya saing kelembagaan UIN Mataram.
Komitmen ini merupakan bagian dari arahan Rektor UIN Mataram dalam membangun budaya mutu dan tata kelola berbasis standar internasional. Seluruh proses yang berjalan kini diarahkan untuk memastikan setiap unit memahami perannya dalam mendukung pencapaian target akreditasi tersebut.