Donor Darah Kemerdekaan INTI NTB di Mataram Tembus 1.075 Kantong, Target 1.200 Hampir Tercapai

Penulis: Mardian Syah  •  Selasa, 18 Agustus 2026 | 14:46:31 WIB
Aksi donor darah INTI NTB di Mataram mengumpulkan 1.075 kantong darah, mendekati target 1.200 kantong.

MATARAM — Sebanyak 1.075 kantong darah berhasil dikumpulkan dalam Aksi Kemanusiaan Donor Darah Kemerdekaan yang digelar INTI NTB di Lombok Epicentrum Mall, Minggu (16/8). Jumlah itu nyaris memenuhi target 1.200 kantong yang dicanangkan panitia, sekaligus melampaui capaian donor darah serupa pada 15 Februari 2026 lalu yang juga menembus angka 1.000 kantong.

Ketua Umum Pengurus Pusat INTI, dr Indra Wahidin, memberikan apresiasi atas pencapaian tersebut. "Selamat INTI NTB di bawah kepemimpinan Bapak Alwan S Theo, semoga semakin solid dan bermanfaat keberadaannya bagi masyarakat," ujarnya dalam sambutan yang dibacakan di lokasi acara.

Ketua PD INTI NTB, Alwan S Theo, menjelaskan kegiatan ini merupakan bagian dari perayaan 81 tahun HUT Kemerdekaan RI yang dirangkaikan dengan HUT ke-33 Kota Mataram. "Salah satu bentuk nasionalisme kita wujudkan dengan donor darah," katanya.

RSUP dan PMI Jadi Tulang Punggung Pelaksanaan

Ketua harian PD INTI NTB, S Widjanarko, merinci pelaksanaan teknis melibatkan sejumlah institusi kesehatan. "Pelaksananya RSU Provinsi, RSU HM Ruslan Kota Mataram dan PMI," jelasnya. Kegiatan ini juga menggandeng UIN Mataram dan IAHAN Gede Pujda Mataram sebagai mitra kolaborasi.

Data sementara yang dihimpun panitia menunjukkan RSUP mencatat 327 kantong, PMI Lombok Barat 410 kantong, dan RS Kota Mataram 338 kantong. "Kita bersyukur atas pencapaian ini," imbuh Widjanarko.

Rektor UIN: Pengorbanan Darah untuk Bangsa

Rektor UIN Mataram, Prof Dr H Masnun Tahir, menilai aksi ini sebagai bentuk pengorbanan yang relevan dengan semangat kemerdekaan. "Karena kalau dulu pejuang dan pahlawan mengorbankan darah dan nyawa, kita sekarang cukup mengorbankan darah," ujarnya. Hal senada disampaikan Rektor IAHAN Mataram, Prof Dr Wirata, yang berharap kegiatan ini terus ditingkatkan di masa mendatang.

Gubernur NTB, Dr HLM Iqbal, yang diwakili Direktur Utama RSU Mataram, Drg Asrul Sani, menyambut baik kolaborasi ini. Menurutnya, sinergi antarlembaga menjadi perekat soliditas yang perlu dipelihara. Sekretaris Daerah NTB, H Abul Chair, bahkan turut hadir bersama istri dan ikut menyumbangkan darahnya.

Evaluasi Panitia: Alur Lancar, Target Masih Bisa Dioptimalkan

Ketua Pelaksana Lapangan, Dian Aulia S, menilai alur kegiatan sudah aplikatif. "Pelaksanaannya tidak terlalu banyak penumpukan baik waktu medical check up, maupun saat mendonor," ungkapnya. Meski demikian, Wakil Ketua Panitia, Sastri Wardhani, menilai capaian ini masih bisa ditingkatkan. "Perlu evaluasi sehingga ke depan lebih baik lagi," ujarnya.

Wakil Ketua PINTI NTB, Hj Baiq Eva MSI, memandang kegiatan ini punya target jangka panjang. Ia menyebut lima tahun pertama merupakan narasi dan edukasi, lima tahun kedua sebagai healthy habit, dan lima tahun berikutnya donor darah bisa menjadi gaya hidup.

Dalam acara tersebut, panitia juga mengundi doorprize. Sepeda motor jatuh kepada Novita dari Labuapi, sementara kulkas dua pintu dimenangkan Rudi Kurniawan. Ketua Panitia, Rudi Hidayat, menyampaikan terima kasih kepada seluruh sponsor, termasuk Krida Motor, Bank Dhinar, dan Teddy Sugianto, serta meminta maaf bila ada kekurangan selama penyelenggaraan.

Reporter: Mardian Syah
Sumber: ayolombok.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top