10 Kecamatan di 6 Kabupaten NTB Masuk Status Waspada Kekeringan Meteorologi, BMKG Imbau Warga Bijak Gunakan Air

Penulis: Khoirul Anwar  •  Minggu, 12 Juli 2026 | 19:00:15 WIB
kecamatan di NTB masuk status waspada kekeringan meteorologi akibat minim curah hujan.

MATARAM — Stasiun Klimatologi NTB mencatat, durasi hari tanpa hujan (HTH) terpanjang mencapai 53 hari, tepatnya di Pos Hujan Belo dan Pos Hujan Bolo, Kabupaten Bima. Kondisi ini memicu BMKG untuk memperluas zona waspada yang kini mencakup wilayah dari Lombok Barat hingga Bima.

10 Kecamatan yang Masuk Zona Waspada

Prakirawan Stasiun Klimatologi NTB, Cakra Mahasurya, meminta warga untuk menggunakan air bersih secara bijak. "Kami harap masyarakat dapat menggunakan air secara bijak untuk mengantisipasi krisis air bersih," ujarnya, Minggu (12/7/2026).

Berikut daftar kecamatan yang masuk dalam status waspada kekeringan meteorologi:

  • Lombok Barat: Kecamatan Gerung dan Lembar
  • Lombok Tengah: Kecamatan Praya Barat dan Pujut
  • Lombok Timur: Kecamatan Jerowaru
  • Sumbawa: Kecamatan Lenangguar dan Moyohulu
  • Dompu: Kecamatan Dompu
  • Bima: Kecamatan Soromandi dan Tambora

Curah Hujan di Bawah 10 Milimeter per Dasarian

Berdasarkan pemantauan curah hujan pada dasarian I Juli 2026, seluruh wilayah NTB berada pada kategori rendah, berkisar 0 hingga 10 milimeter per dasarian. Curah hujan tertinggi hanya tercatat 5 milimeter per dasarian di Pos Hujan Lambu, Kabupaten Bima.

Kondisi ini dipicu oleh penguatan El Nino dengan indeks +1,69 di wilayah Nino3.4. Sementara itu, Indian Ocean Dipole (IOD) masih netral dengan indeks minus 0,36, namun diprediksi beralih ke fase positif mulai Agustus hingga Desember 2026.

Imbauan Antisipasi Kebakaran

Selain krisis air bersih, BMKG juga mewanti-wanti potensi kebakaran hutan, lahan, dan pemukiman. Cakra mengimbau warga tidak membakar sampah sembarangan atau meninggalkan sumber api tanpa pengawasan selama musim kemarau ini.

Masyarakat di 10 kecamatan rawan kekeringan diminta untuk mulai menampung air hujan dan memanfaatkan sumber air alternatif secara efisien. Pemerintah daerah setempat juga diharapkan segera menyiapkan pasokan air bersih darurat jika krisis berlanjut.

Reporter: Khoirul Anwar
Sumber: metrotvnews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top