NUSA TENGGARA BARAT — Peristiwa terjadi saat perangkat yang dibeli enam bulan lalu dari operator Virgin itu sedang diisi daya menggunakan kabel bawaan dan charger pihak ketiga 20W. Ponsel diletakkan di atas kasur tempat pengguna dan putranya tidur, terbungkus dalam dompet kulit tebal yang juga berisi koin-koin logam. Pengguna terbangun dari suara letupan, dengan serpihan logam dan plastik beterbangan seperti kembang api.
Petugas pemadam kebakaran datang untuk memadamkan asap dan menangani ponsel yang terbakar. Pengguna mengaku rambutnya hangus dan mengalami luka bakar kecil di leher, sementara putranya masih dalam kondisi trauma akibat kejadian tersebut. Ruangan mengalami kerusakan asap dan masih menyisakan bau menyengat.
Pengguna telah menghubungi dukungan Samsung dan mendapatkan nomor tiket, namun belum menerima tanggapan lebih lanjut dari perusahaan. Insiden ini menjadi laporan ketiga yang melibatkan perangkat flagship Samsung tahun ini, setelah sebelumnya Galaxy S25 Plus meledak saat diisi daya dan Galaxy S24 terbakar di tangan pengguna saat penggunaan normal.
Pengguna mengakui ponsel berada dalam dompet kulit tebal yang berisi koin. Meskipun kondisi ini dapat menjebak panas dan memicu thermal runaway, ponsel modern memiliki lapisan pengaman berlapis yang seharusnya mencegah overheating sebelum mencapai titik ledakan. Samsung belum mengeluarkan pernyataan resmi untuk insiden kedua dan ketiga, berbeda dengan respons cepat mereka pada kasus pertama.
Android Authority, yang melaporkan insiden ini, menekankan bahwa jumlah laporan masih sangat rendah dibandingkan puluhan juta unit Galaxy S series yang terjual di seluruh dunia. Mereka menyebut kasus ini tetap terisolasi dan pengguna Galaxy tidak perlu panik.
Meski kasus ini jarang terjadi, pengguna di Indonesia perlu waspada. Gunakan charger dan kabel dari merek terpercaya, bukan produk tanpa nama. Hindari dompet atau casing tebal yang menutupi seluruh permukaan ponsel, karena dapat menghambat pembuangan panas. Jangan mengisi daya ponsel di atas kasur atau permukaan empuk yang juga menjebak panas.
Jika ponsel mulai mengeluarkan asap atau terbakar, jangan disentuh dengan tangan kosong. Jauhkan orang dari lokasi, jangan hirup asap, dan segera hubungi pemadam kebakaran. Hindari menyiram dengan air di dalam ruangan, karena baterai lithium-ion dapat bereaksi tidak terduga.