NUSA TENGGARA BARAT — Pada hari ini, Kamis (21/5/2026), BCA menawarkan kurs jual dolar AS di level Rp 16.150 per dolar AS, sementara kurs belinya tercatat Rp 15.950. Selisih tipis terlihat di Bank Mandiri yang memasang kurs jual Rp 16.145 dan kurs beli Rp 15.955. Sementara itu, BRI mematok kurs jual Rp 16.160 dan kurs beli Rp 15.940, sedangkan BNI berada di posisi Rp 16.140 untuk jual dan Rp 15.960 untuk beli.
Perbedaan kurs antar bank memang terbilang kecil, namun tetap patut dicermati. Ambil contoh, selisih kurs jual tertinggi dan terendah hari ini mencapai Rp 20 per dolar AS—antara BRI dan BNI. Jika seseorang menukar Rp 10 juta, perbedaan ini bisa menghasilkan selisih sekitar 1,2 dolar AS atau setara hampir Rp 20 ribu.
Kurs tengah yang dirilis Bank Indonesia pagi tadi berada di level Rp 16.050 per dolar AS, menjadi acuan bagi bank-bank dalam menentukan spread mereka. Stabilitas nilai tukar rupiah dalam sepekan terakhir juga didukung oleh aliran modal asing yang masuk ke pasar Surat Berharga Negara (SBN).
Nasabah perlu tahu bahwa kurs yang terpampang di papan digital kantor cabang bisa berbeda dengan kurs di aplikasi mobile banking. Biasanya, bank memberikan kurs yang sedikit lebih kompetitif untuk transaksi melalui aplikasi. Di BCA misalnya, nasabah yang memanfaatkan myBCA untuk transaksi valas bisa mendapatkan selisih spread 10-15 poin lebih rendah dibandingkan transaksi di teller.
Bank Mandiri melalui Livin' by Mandiri juga menawarkan fasilitas serupa dengan notifikasi kurs real-time. Sementara itu, BRI dan BNI sudah mengintegrasikan fitur valas di BRImo dan wondr by BNI dengan limit transaksi harian yang cukup longgar, mencapai Rp 100 juta per hari untuk nasabah terverifikasi.
Bagi importir atau pelaku usaha yang memiliki kewajiban pembayaran dalam dolar AS, memanfaatkan kurs jual terendah di BNI bisa menjadi pilihan. Sebaliknya, bagi eksportir atau nasabah yang hendak menjual dolar, kurs beli tertinggi di BNI juga memberikan keuntungan lebih. Perbedaan kecil ini, jika dikalikan volume transaksi besar, bisa menghasilkan penghematan atau tambahan pendapatan yang signifikan.