Harga Emas Antam Naik Rp25 Ribu Jadi Rp2,789 Juta per Gram, BSI Gold Ikut Menguat

Penulis: Nasrul Hidayat  •  Selasa, 19 Mei 2026 | 12:23:28 WIB
Harga emas Antam naik Rp25 ribu menjadi Rp2,789 juta per gram pada perdagangan hari ini.

NUSA TENGGARA BARAT — Kenaikan ini tidak hanya terjadi pada produk Antam. Emas BSI Gold juga mencatat penguatan, dengan harga 1 gram berada di Rp2,681 juta dan buyback di Rp2,551 juta. Namun, pergerakan harga antarproduk emas di pasar domestik tidak seragam. Harga emas Galeri24 di Pegadaian justru turun Rp8 ribu menjadi Rp2,756 juta per gram, sementara emas UBS turun Rp5 ribu ke Rp2,788 juta per gram.

Kesenjangan Harga Antarproduk: Bukan Sekadar Merek

Perbedaan harga antara Antam, BSI Gold, Galeri24, dan UBS dalam satu hari yang sama menunjukkan bahwa pasar emas ritel Indonesia tidak terintegrasi penuh. Setiap produk memiliki struktur biaya yang berbeda—mulai dari standar sertifikasi, biaya cetak, hingga margin distributor dan jalur distribusi. Antam misalnya, sebagai produsen utama, memiliki harga dasar yang menjadi acuan, namun harga di gerai ritel seperti Pegadaian sudah termasuk biaya layanan dan marjin penjualan.

Selisih antara harga jual dan harga buyback Antam saat ini mencapai Rp195 ribu per gram. Angka ini menjadi perhatian bagi investor yang berencana mengambil untung jangka pendek. Semakin lebar spread, semakin besar kenaikan harga yang diperlukan agar investor bisa impas saat menjual kembali emasnya.

Pemicu Kenaikan: Sinyal dari Pasar Global

Kenaikan harga emas Antam dan BSI Gold pada hari ini tidak bisa dilepaskan dari pergerakan harga emas dunia. Dalam sepekan terakhir, harga emas internasional terus bergerak naik didorong oleh ekspektasi pasar terhadap kebijakan suku bunga global. Ketika suku bunga acuan diproyeksikan turun, emas menjadi lebih menarik dibandingkan aset berbunga seperti obligasi.

Bagi investor ritel Indonesia, kenaikan harga emas Antam sebesar Rp25 ribu dalam sehari tergolong signifikan. Dalam sebulan terakhir, harga emas Antam sudah mencatatkan kenaikan lebih dari Rp100 ribu per gram. Momentum ini kerap dimanfaatkan oleh pemburu cuan jangka pendek, meskipun risiko spread buyback tetap harus diperhitungkan.

Apa Artinya bagi Pembeli dan Investor?

Bagi masyarakat yang membeli emas untuk investasi jangka panjang, kenaikan harga saat ini belum menjadi sinyal untuk menjual, terutama jika buyback masih di bawah harga beli bersih setelah pajak. Perlu diingat, harga dasar Antam belum termasuk PPh 0,25 persen untuk pembeli yang memiliki NPWP, atau PPh 0,45 persen bagi yang tidak memiliki NPWP.

Sementara itu, bagi pelaku bisnis yang bergerak di sektor perhiasan atau jual-beli emas batangan, perbedaan harga antar produk membuka peluang arbitrase. Namun, likuiditas dan biaya transaksi tetap menjadi faktor pembatas yang perlu diperhitungkan secara matang.

FAQ: Pertanyaan Umum Seputar Harga Emas Antam Hari Ini

Mengapa harga emas Antam dan Pegadaian berbeda?
Perbedaan harga disebabkan oleh produsen, standar cetakan, dan jalur distribusi masing-masing merek. Antam sebagai produsen utama menetapkan harga dasar, sementara Pegadaian menambahkan margin layanan dan biaya operasional gerai.

Apakah harga buyback emas Antam selalu naik saat harga jual naik?
Ya, pada hari ini harga buyback Antam juga naik Rp25 ribu menjadi Rp2,594 juta per gram. Namun, spread antara harga jual dan buyback tetap berada di kisaran Rp195 ribu per gram, sehingga investor perlu memperhitungkan selisih tersebut saat ingin menjual kembali emasnya.

Reporter: Nasrul Hidayat
Sumber: cnnindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top