NUSA TENGGARA BARAT — Bayi yang tiba-tiba menggigil, batuk-batuk dramatis, atau menangis karena terjebak berdiri sering membuat ibu muda panik. Padahal, sebagian besar tingkah ini adalah bagian normal dari perkembangan saraf dan sosial bayi usia 0-12 bulan. Berikut penjelasan ahli soal penyebabnya dan kapan Bunda perlu waspada.
De Ann Davies, mantan direktur program tumbuh kembang anak di Phoenix Children's Hospital, menyebut sistem saraf bayi yang belum matang sebagai penyebab utama gerakan-gerakan aneh tersebut. Selama beberapa bulan pertama, jalur komunikasi antara otak dan otot bayi masih terus berkembang.
Artinya, gerakan menyentak, gemetar, atau kedutan yang Bunda lihat bukan tanda bahaya. Justru itu bagian dari proses pematangan tubuh si Kecil.
Mengapa Bayi Suka Tiba-Tiba Menggigil
Sesaat sebelumnya bayi tampak tenang, lalu tubuhnya bergetar seperti menggigil. Kondisi ini muncul karena kemampuan bayi mengendalikan gerakan tubuhnya belum sempurna.
"Secara neurologis, kemampuan bayi dalam mengendalikan gerakan tubuhnya belum sempurna pada awalnya, sehingga Anda mungkin melihat adanya gerakan yang agak menyentak atau tidak mulus," ujar Davies, dikutip dari Parents.
Wajar jika bayi baru lahir gemetar saat menangis atau kedutan saat tidur. Namun, saat Bunda melihatnya, coba periksa apakah tangan bayi terasa dingin.
Rasio luas permukaan kulit terhadap berat badan bayi lebih kecil dibandingkan orang dewasa. Akibatnya, bayi kehilangan panas tubuh sekitar empat kali lebih cepat daripada kita.
Bedakan Gerakan Normal dan Tanda Kejang
Gerakan menyentak atau kedutan paling sering muncul saat bayi hendak tidur atau sedang menangis. Sistem saraf yang belum matang serta jalur otak-otot yang belum berkembang sepenuhnya jadi penyebabnya.
Dalam beberapa bulan pertama, gerakan bayi akan makin halus seiring kematangan sistem sarafnya. Meski begitu, Bunda tetap perlu jeli membedakan gerakan normal dari kemungkinan kejang.
Segera hubungi dokter anak jika gerakan terjadi saat bayi terjaga tanpa pemicu, atau tampak berirama dan berulang. Merekam kejadian tersebut untuk diperlihatkan ke tenaga medis bisa membantu