Pencarian

Harga Semen di Mataram Tembus Rp 87 Ribu per Sak, Pasokan dari Pabrik Turun Drastis

Sabtu, 03 Oktober 2026 • 05:30:31 WIB
Harga Semen di Mataram Tembus Rp 87 Ribu per Sak, Pasokan dari Pabrik Turun Drastis
Harga semen di Mataram naik hingga Rp 87 ribu per sak seiring penurunan pasokan dari pabrik.

MATARAM — Dinas Perdagangan (Disdag) Kota Mataram menemukan akar kenaikan harga semen di pasaran, yakni penurunan pasokan dari pabrik yang masuk ke distributor. Sejumlah distributor besar yang dicek di antaranya PT Saka Agung Abadi dan PT Gamana Makapala. Harga di tingkat pengecer kini menyentuh Rp 80 ribu hingga Rp 87 ribu per sak, jauh di atas harga normal sekitar Rp 60 ribu per sak.

Pasokan Kapal Turun dari Empat Menjadi Satu per Bulan

Kepala Bidang Bahan Pokok dan Penting (Bapokting) Disdag Kota Mataram, Sri Wahyunida, menyebut penurunan pasokan terjadi cukup drastis. Kondisi itu berdampak langsung pada jumlah stok yang tersedia di pasaran.

"Biasanya satu distributor bisa mendapat kiriman sampai empat kapal dalam satu bulan. Sekarang jumlahnya turun menjadi hanya satu kapal," jelasnya.

Satu kapal pengangkut semen umumnya membawa sekitar 7.600 ton atau kurang lebih 150 ribu sak. Berkurangnya pengiriman berkaitan dengan kendala logistik, termasuk operasional dan kebutuhan bahan bakar kapal pengangkut.

Distributor Batasi Kiriman ke Toko Jadi 20-50 Sak

Karena persediaan di tingkat distributor menipis, penyaluran ke toko-toko bangunan ikut dibatasi. Setiap toko saat ini hanya memperoleh sekitar 20 sampai 50 sak.

"Karena pasokannya terbatas, distributor harus membatasi pengiriman ke toko. Satu toko saat ini hanya memperoleh sekitar 20 sampai 50 sak," ungkap Sri Wahyunida.

Pembatasan itu memicu kenaikan harga di tingkat pengecer. Namun Sri menegaskan, kenaikan bukan berasal dari distributor karena harga di level tersebut masih normal.

"Kalau di distributor tidak ada kenaikan harga. Yang berubah justru harga di toko karena barang yang tersedia sedikit, sedangkan permintaan masyarakat tetap tinggi," terangnya.

Keluhan Warga: Besi dan Pasir Ikut Naik

Keluhan soal harga semen salah satunya disampaikan warga melalui platform Threads. Kenaikan dinilai memberatkan masyarakat yang tengah membangun atau merenovasi rumah.

"Di Lombok sekarang harga semen sudah tembus Rp 80 ribu per sak. Bahkan, ada yang menjual sampai Rp 87 ribu," tulis akun @muhammadrama di Threads, Kamis (1/10).

Akun tersebut juga menyebut material bangunan lain ikut naik. "Sekarang bukan hanya semen. Besi dan pasir ikut naik, sementara BBM juga sulit didapat," tulisnya.

Disdag Imbau Warga Tidak Borong Berlebihan

Disdag Kota Mataram meminta masyarakat tidak melakukan pembelian secara berlebihan. Kekhawatirannya, aksi borong justru memperparah tekanan harga di pasaran.

Disdag akan terus memantau perkembangan harga dan ketersediaan semen di lapangan. Persoalan pasokan juga akan dikoordinasikan dengan pemerintah provinsi untuk diteruskan ke pemerintah pusat.

"Pekan depan kami akan duduk bersama Dinas Perdagangan Provinsi NTB. Persoalan berkurangnya pasokan ini akan kami sampaikan agar bisa ditindaklanjuti sampai ke pemerintah pusat," pungkasnya.

Follow lombok24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: radarlombok.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks