NUSA TENGGARA BARAT — Laga yang berlangsung Minggu (14/6/2026) dini hari WIB itu menyajikan dominasi mutlak Swiss sejak menit awal. Namun, kegagalan memanfaatkan peluang dan kesalahan di menit akhir menjadi malapetaka bagi tim asuhan Murat Yakin.
Dominasi Total Swiss di Babak Pertama Tak Cukup untuk Menang
Swiss tampil begitu perkasa di 45 menit pertama. Statistik mencatat mereka menguasai bola hingga 72 persen, berbanding 28 persen milik Qatar. Dominasi ini menghasilkan tujuh peluang berbahaya yang mengancam gawang lawan.
Gol yang dinanti akhirnya lahir pada menit ke-17. Wasit menunjuk titik putih setelah kiper Qatar, Abunada, menjatuhkan Remo Freuler di kotak penalti. Breel Embolo yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan sempurna, membawa Swiss unggul 1-0.
Gol Penalti Embolo Hanya Jadi Catatan Kaki, Bukan Penentu Kemenangan
Gol tersebut menjadi catatan tersendiri bagi Embolo, namun tidak cukup menjadi penentu kemenangan. Swiss gagal menambah keunggulan di sisa waktu, meski terus menekan pertahanan Qatar. Kegagalan mengonversi peluang menjadi gol menjadi blunder fatal.
Qatar yang tampil lebih banyak bertahan perlahan mulai berani keluar menekan di babak kedua. Mereka mulai menciptakan beberapa peluang, namun pertahanan Swiss masih mampu meredamnya hingga menit-menit akhir.
Khoukhi Jadi Pahlawan Qatar di Masa Injury Time
Petaka bagi Swiss datang pada masa injury time. Khoukhi berhasil memanfaatkan kemelut di depan gawang dan melepaskan tembakan yang tak mampu dihalau kiper Swiss. Gol tersebut memastikan skor imbang 1-1 hingga pertandingan usai.
Hasil ini menjadi pukulan telak bagi Swiss yang diunggulkan menang. Sementara bagi Qatar, satu poin ini menjadi modal berharga di Grup B yang masih menyisakan dua pertandingan. La Nati harus segera bangkit jika ingin menjaga asa lolos ke babak selanjutnya.