NUSA TENGGARA BARAT — Bermain di Stadionul Steaua, Wales sebenarnya unggul penguasaan bola hingga 57% dan melepaskan sembilan tembakan tepat sasaran. Namun, penyelesaian akhir yang buruk membuat mereka hanya mampu mencetak satu gol lewat David Brooks di menit ke-63.
Dua gol Rumania masing-masing dicetak oleh Florinel Coman dan Adrian Rus. Kemenangan ini menjadi yang pertama bagi pelatih Gheorghe Hagi sejak ditunjuk menangani timnas Rumania pada April tahun lalu.
Peluang Terbuang Sia-sia di Lini Depan
Bellamy tak bisa menyembunyikan kekecewaannya. Dalam konferensi pers usai laga, ia menilai timnya gagal menciptakan peluang konsisten di sepertiga akhir lapangan. "Kami tidak cukup sering masuk ke final third. Kami terlalu banyak membangun serangan dari bawah," ujarnya.
Ethan Ampadu, Brennan Johnson, dan pemain pengganti Lewis Koumas menjadi tiga nama yang paling bertanggung jawab atas peluang yang terbuang. Padahal, Wales memiliki beberapa kans emas untuk menyamakan kedudukan di babak kedua.
"Kami ingin memecah garis pertahanan lawan dan terus menyerang. Tapi pergerakan bola kami terlalu lambat," tambah Bellamy.
Catatan Hitam Laga Tandang Berlanjut
Kekalahan ini membuat Wales belum merasakan kemenangan dalam empat laga di tahun 2026. Terakhir kali mereka menang adalah saat menghancurkan Makedonia Utara 7-1 pada November tahun lalu.
Catatan di laga tandang non-kompetitif bahkan lebih buruk. Wales tak pernah menang sejak 2008—sebuah rekor yang menjadi pekerjaan rumah besar bagi Bellamy.
Brooks: Kami Harus Jauh Lebih Baik
Pencetak gol semata wayang Wales, David Brooks, tak segan mengkritik performa timnya. "Kami tidak cukup bagus. Sama sekali tidak," kata Brooks kepada BBC Match of the Day Wales.
Menurut pemain Bournemouth itu, Wales memang mampu menguasai bola, tapi gagal memberikan umpan-umpan terobosan yang membahayakan. "Kami bermain di area yang salah. Kami harus jauh lebih baik di Nations League nanti," tegasnya.
Jadwal Nations League Menanti
Wales akan kembali beraksi di Nations League A pada akhir tahun ini. Mereka tergabung di grup berat bersama Portugal, Denmark, dan Norwegia. Jika performa seperti ini tak segera diperbaiki, kans Wales untuk bersaing di level tertinggi Eropa akan semakin tipis.