SUMBawa BESAR — Sekretaris Daerah Kabupaten Sumbawa, Budi Prasetiyo, menyatakan target penurunan angka pengangguran ke 2,21 persen realistis dicapai pada 2027. Keyakinan itu bertumpu pada sejumlah investasi yang mulai beroperasi awal tahun depan. Saat ini angka pengangguran di Sumbawa berada di posisi 2,4 persen dari total penduduk.
Konsentrasi serapan tenaga kerja di daerah masih didominasi sektor pertanian. Pemerintah daerah berharap sektor pertambangan di Blok Elang Dodo Rinti yang akan dioperasikan PT Amman menjadi penopang baru penyerapan tenaga kerja.
Budi menyebut estimasi kebutuhan tenaga kerja di sektor pertambangan mencapai 15.000 hingga 20.000 orang. Angka itu menjadi dasar pemerintah daerah menyusun pola penyerapan tenaga kerja lokal.
"Semua pola terus kita siapkan khususnya dalam penyerapan tenaga kerja lokal di daerah. Karena itu, memang menjadi substansi pemerintah dalam menurunkan angka pengangguran," ucapnya.
Selain pertambangan, sejumlah investasi lain mulai masuk ke Sumbawa. Beberapa di antaranya hilirisasi garam rakyat, pertambakan udang, dan hilirisasi ayam yang diperkirakan menggeliat pada awal 2027.
Pemkab Sumbawa mulai melakukan pendataan calon tenaga kerja melalui sistem kerja nasional. Data itu akan diinput untuk memetakan calon pekerja yang ada di daerah.
"Kita sudah mulai pendataan melalui sistem kerja nasional, jadi itu yang akan kita coba input untuk bisa kita dapatkan data calon pekerja yang ada di Kabupaten Sumbawa," ujarnya.
Database ketenagakerjaan yang disiapkan mencakup masyarakat yang belum bekerja, siswa SMA, dan warga yang masih menempuh pendidikan di perguruan tinggi. Data ini menjadi dasar pemerintah menyiapkan sumber daya manusia yang dibutuhkan perusahaan.
Pemerintah Sumbawa berkomitmen meningkatkan kemampuan calon tenaga kerja agar sesuai kebutuhan perusahaan. Langkah itu mencakup pendataan di seluruh bidang, baik pertambangan maupun sektor lainnya.
"Persiapan untuk mengejar target tersebut terus kita lakukan, sehingga tenaga kerja lokal bisa mendapatkan tempat di perusahaan sekaligus bisa menurunkan angka pengangguran," harap Budi.
Dengan kebutuhan tenaga kerja yang besar dari sektor pertambangan dan hilirisasi, Pemkab Sumbawa menargetkan penurunan angka pengangguran tercapai seiring beroperasinya investasi-investasi tersebut pada 2027.