Pemkab Sumbawa Dorong Konservasi Hiu Paus Berbasis Masyarakat, Libatkan Desa Pesisir dan Mitra Timor Leste

Penulis: Luthfi Hakim  •  Kamis, 17 September 2026 | 08:01:31 WIB

SUMBAWA BESAR — Pemkab Sumbawa menegaskan komitmen mendukung konservasi sekaligus pengembangan pariwisata hiu paus berbasis masyarakat. Wakil Bupati Sumbawa, Drs. H. Mohamad Ansori, menyebut pengelolaan yang tepat membuat konservasi dan kesejahteraan warga pesisir bisa berjalan beriringan.

"Konservasi dan peningkatan kesejahteraan masyarakat bukanlah dua hal yang saling bertentangan. Pengelolaan yang tepat, keduanya justru dapat berjalan beriringan dan saling memperkuat," kata Ansori.

Sinergi Pemerintah Desa hingga Lembaga Konservasi

Ansori melanjutkan, pemerintah akan terus mendorong sinergi antara pemerintah desa, kelompok masyarakat, pelaku usaha, sektor pariwisata, mitra pembangunan, dan lembaga konservasi. Menurutnya, kolaborasi itu diperlukan agar dampaknya berkelanjutan.

Pemkab Sumbawa juga menyambut baik pertukaran regional bersama Timor Leste sebagai bentuk berbagi pengalaman. Ansori berharap pertukaran pengetahuan itu memperkuat pengelolaan konservasi, pengembangan pariwisata, dan peningkatan ekonomi masyarakat.

"Adanya pertukaran pengetahuan dan pengalaman seperti ini, kami berharap pengelolaan potensi Sumbawa dapat semakin baik dan pada akhirnya memberikan manfaat bagi masyarakat serta meningkatkan pendapatan daerah," ujarnya.

Menjaga Jarak Aman hingga Batas Kapal dan Wisatawan

Ansori mengingatkan tantangan utama pengembangan wisata berbasis konservasi, yakni menjaga keseimbangan antara jumlah kunjungan wisatawan dan daya dukung lingkungan. Kepatuhan terhadap kode etik interaksi dengan hiu paus juga harus terus diperkuat.

"Menjaga jarak aman, larangan menyentuh satwa, serta pengaturan jumlah kapal dan wisatawan dalam satu waktu juga perlu diperhatikan. Jangan sampai ekosistem tersebut rusak," ucapnya.

Sejumlah aturan itu dinilai krusial agar praktik wisata hiu paus tidak menggerus populasi satwa dan kualitas habitat di perairan Sumbawa.

Warga Diminta Ambil Peran Aktif Jaga Sumber Daya Alam

Wabup menitipkan pesan kepada seluruh perwakilan masyarakat, baik dari Sumbawa maupun Timor Leste, agar terus mengambil peran aktif dalam menjaga sumber daya alam di wilayah masing-masing. Kebijakan pemerintah, program pelatihan, dan kerja sama antarlembaga dinilai tidak akan berhasil tanpa dukungan warga di lapangan.

"Bapak-Ibu adalah ujung tombak sesungguhnya. Kebijakan pemerintah, program maupun pelatihan seperti ini akan berhasil apabila masyarakat di lapangan ikut menjaga dan merasa memiliki," tambahnya.

Pemkab Sumbawa berharap model konservasi berbasis masyarakat ini menjadi fondasi pengelolaan pariwisata hiu paus yang tidak hanya menjaga ekosistem, tetapi juga menggerakkan ekonomi warga pesisir dan pendapatan daerah.

Reporter: Luthfi Hakim
Sumber: suarantb.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top