Kabar masuknya kapal pengangkut bahan bakar minyak (BBM) bermuatan sekitar 7.600 kiloliter (KL) ke Lombok beredar di tengah membaiknya antrean kendaraan di SPBU 54.835.11 Praya, Lombok Tengah. Manajer SPBU, I Nengah Karia Arsana, mengaku belum menerima informasi resmi dari Pertamina terkait kedatangan kapal tersebut. Meski begitu, ia memastikan stok Pertalite yang sempat menunggu pengiriman kini sudah tiba dan kondisi pasokan kembali aman.
LOMBOK TENGAH — Antrean kendaraan di SPBU 54.835.11 Praya, Lombok Tengah, mulai terurai setelah pasokan Pertalite yang sempat tertunda akhirnya tiba, Jumat (21/8/2026). Kondisi ini sekaligus menjawab kekhawatiran warga di tengah beredarnya kabar mengenai kapal pengangkut BBM berkapasitas 7.600 KL yang disebut-sebut telah masuk ke Lombok.
Manajer SPBU 54.835.11 Praya, I Nengah Karia Arsana, mengatakan bahwa kabar tersebut belum terkonfirmasi. Pihaknya hingga kini belum menerima pemberitahuan resmi dari Pertamina mengenai kedatangan kapal maupun rencana distribusi pasokannya ke sejumlah SPBU di Pulau Lombok.
“Kalau itu belum ada info, soalnya sampai saat ini saya belum dapat info dari Pertamina,” ujar Karia saat dikonfirmasi, Jumat (21/8/2026).
Karia menjelaskan, sebelumnya pasokan Pertalite di SPBU-nya memang sempat menunggu proses pengiriman. Namun, truk tangki pengangkut BBM tersebut kini telah tiba dan stok kembali normal.
“Stoknya hanya Pertalite yang belum datang, tapi masih dalam proses pengiriman saat ini. Ini baru datang Pertalite kami,” jelasnya.
Dengan kedatangan pasokan tersebut, situasi di SPBU Praya berangsur kondusif. “Agak mendingan sekarang, ndak terlalu,” kata Karia menggambarkan kondisi antrean yang sebelumnya sempat mengular.
Informasi mengenai kapal pengangkut BBM dengan muatan sekitar 7.600 KL yang dikabarkan masuk ke Lombok masih belum mendapatkan konfirmasi dari pihak Pertamina. Karia menegaskan, hingga saat ini pihaknya belum menerima pemberitahuan resmi terkait kapal tersebut.
Ia juga belum dapat memastikan apakah pasokan BBM dari kapal itu nantinya akan didistribusikan ke SPBU-SPBU di Lombok, termasuk wilayah Lombok Tengah.
Kabar ini muncul di tengah dinamika distribusi BBM di Pulau Lombok yang sempat mengalami keterlambatan. Namun, dengan telah tibanya pasokan Pertalite di SPBU Praya, masyarakat diharapkan tidak perlu melakukan pembelian dalam jumlah berlebihan.
Belum ada keterangan resmi dari Pertamina mengenai jadwal kedatangan kapal pengangkut BBM tersebut maupun dampaknya terhadap stok bahan bakar di wilayah Nusa Tenggara Barat secara keseluruhan.