Warga NTB Ikut Aksi Protes Netanyahu di Gedung Putih, Puluhan Orang dari Komunitas Palestina Solidaritas Turun ke Jalan

Penulis: Luthfi Hakim  •  Selasa, 28 Juli 2026 | 17:06:31 WIB
Warga Indonesia asal Nusa Tenggara Barat turut serta dalam aksi protes menolak kunjungan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu di kawasan Gedung Putih, Washington DC.

MATARAM — Ratusan pengunjuk rasa pro-Palestina dari berbagai negara, termasuk warga Indonesia asal Nusa Tenggara Barat, memadati kawasan sekitar Gedung Putih pada Senin. Mereka menyuarakan penolakan terhadap kunjungan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu yang dinilai sebagai bentuk legitimasi atas kebijakan pendudukan di wilayah Palestina.

Aksi Damai dengan Tuntutan Penghentian Agresi

Para demonstran membawa spanduk dan poster bertuliskan seruan penghentian kekerasan serta dukungan terhadap kemerdekaan Palestina. Beberapa di antaranya mengenakan atribut khas Palestina, seperti keffiyeh, sebagai simbol solidaritas. Aksi berlangsung tertib di bawah pengamanan aparat keamanan setempat.

"Kami hadir untuk menyuarakan keadilan. Tidak ada alasan bagi dunia untuk diam saat warga sipil di Gaza terus menjadi korban," ujar seorang perwakilan komunitas diaspora Indonesia yang ikut serta dalam aksi tersebut.

Solidaritas Global Menguat di Tengah Konflik

Unjuk rasa ini merupakan bagian dari gelombang protes global yang terjadi di berbagai kota besar dunia. Di Washington, aksi serupa juga digelar oleh organisasi hak asasi manusia dan kelompok mahasiswa yang menuntut perubahan kebijakan luar negeri Amerika Serikat terhadap Israel.

Puluhan peserta dari Indonesia, termasuk warga NTB yang menetap di AS, bergabung dengan massa untuk mendesak pemerintah AS menghentikan dukungan militer kepada Israel. Mereka menilai kunjungan Netanyahu justru memperkeruh situasi kemanusiaan yang sudah genting di Gaza.

Reaksi Komunitas di NTB: Dukungan untuk Palestina Terus Mengalir

Di Mataram, sejumlah organisasi masyarakat sipil menyatakan dukungan terhadap aksi tersebut. Mereka menilai partisipasi warga NTB di luar negeri menunjukkan bahwa kepedulian terhadap Palestina tidak mengenal batas geografis.

“Ini membuktikan bahwa suara rakyat Indonesia, termasuk dari daerah, tetap lantang dalam membela kemerdekaan Palestina,” kata koordinator salah satu lembaga swadaya masyarakat di Lombok.

Aksi solidaritas serupa direncanakan kembali digelar di beberapa titik di Indonesia, termasuk di NTB, dalam waktu dekat sebagai bentuk tekanan moral terhadap komunitas internasional. Para aktivis berharap aksi ini mendorong percepatan gencatan senjata permanen dan pengakuan kedaulatan Palestina.

Reporter: Luthfi Hakim
Sumber: lombokboss.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top