Berdasarkan data resmi Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) NTB yang dirilis Sabtu (18/7/2026), dominasi Mataram di puncak klasemen cukup solid. Kontingen Kota Mataram mengoleksi 28 medali emas, 18 perak, dan 20 perunggu. Posisi kedua ditempati Kabupaten Sumbawa dengan raihan 20 emas, 12 perak, dan 4 perunggu.
Fenomena menarik terjadi di peringkat ketiga dan keempat. Kabupaten Lombok Timur yang mengumpulkan total 37 medali—13 emas, 8 perak, dan 16 perunggu—justru berada di bawah Sumbawa yang hanya memiliki 36 medali. Hal ini karena peringkat ditentukan berdasarkan jumlah medali emas, bukan total keseluruhan.
Sementara itu, Kabupaten Lombok Tengah menempati posisi keempat dengan torehan 10 emas, 13 perak, dan 13 perunggu. Adapun Kabupaten Lombok Barat mengemas 34 medali yang terdiri dari 9 emas serta sisanya perak dan perunggu.
Di papan bawah klasemen, Kabupaten Bima dan Lombok Utara masih kesulitan mengejar ketertinggalan. Kabupaten Bima baru mengoleksi tiga medali emas, sementara Lombok Utara baru menyabet satu emas. Kedua daerah ini masih berpeluang menambah pundi-pundi medali selama sisa pertandingan.
Porprov XII NTB 2026 berlangsung pada 15–25 Juli 2026. Ajang olahraga terbesar di NTB ini mempertandingkan 51 cabang olahraga dan tiga cabang ekshibisi dengan total 758 nomor pertandingan. Sebanyak 4.860 atlet, 1.088 ofisial, serta 590 wasit, hakim, dan dewan juri terlibat dalam perhelatan ini.
Pertandingan Porprov kali ini digelar di enam kabupaten/kota, yakni Kabupaten Sumbawa Barat, Lombok Timur, Lombok Tengah, Lombok Barat, Lombok Utara, dan Kota Mataram. Dengan belum selesainya seluruh cabang olahraga, posisi klasemen masih berpotensi berubah secara signifikan dalam beberapa hari ke depan.