7 Rekomendasi Hotel Murah di Nusa Tenggara Barat untuk Backpacker, Lengkap dengan Tips Hemat

Penulis: Jefri Siahaan  •  Selasa, 14 Juli 2026 | 17:12:51 WIB
Lanskap pesisir Nusa Tenggara Barat menjadi latar belakang penginapan murah yang tersebar di sepanjang jalur perjalanan darat. Sejumlah losmen di area Pasar Senggol, Mataram, menawarkan akomodasi hemat bagi backpacker dengan akses dekat terminal dan stasi

Pulau Lombok dan Sumbawa di Nusa Tenggara Barat bukan cuma soal Pantai Kuta Mandalika atau Bukit Pergasingan. Dua pulau besar ini menyimpan rute perjalanan darat yang panjang, dari Kota Mataram hingga Bima, yang menuntut strategi akomodasi jitu. Masalahnya, tidak semua penginapan murah punya standar kebersihan dan keamanan yang layak. Berbekal pengalaman beberapa kali melintasi NTB, saya coba bagikan rekomendasi dan cara memilih hotel murah yang benar-benar ramah di kantong.

Artikel ini tidak mencantumkan harga pasti karena tarif kamar berubah setiap musim. Yang lebih penting adalah mengetahui tipe penginapan dan area strategis untuk menghemat biaya transportasi harian. Fokus utama kita adalah hotel budget, losmen, dan guest house yang sudah terverifikasi punya reputasi baik di kalangan backpacker.

1. Area Sekitar Pasar Senggol dan Cakranegara, Mataram

Kalau titik awal perjalananmu di Lombok, Mataram adalah pusat logistik termurah. Pasar Senggol dan Cakranegara punya banyak losmen tradisional dengan harga sangat bersahabat. Keuntungannya, kamu dekat dengan terminal dan stasiun kereta api untuk perjalanan ke arah Labuhan Lombok atau Praya.

Di sini, kamu bisa menemukan penginapan sederhana dengan kamar mandi luar. Tips dari saya: jangan pilih losmen yang langsung menghadap jalan utama Pasar Senggol karena bising mulai subuh. Cari gang kecil di belakangnya. Pastikan juga ada kipas angin yang berfungsi baik—udara Mataram siang hari cukup panas.

2. Penginapan di Sekitar Pelabuhan Bangsal, Lombok Utara

Pelabuhan Bangsal adalah pintu gerbang menuju Gili Trawangan, Gili Air, dan Gili Meno. Banyak backpacker memilih menginap semalam di Bangsal sebelum kapal pagi. Di sini, penginapan murah umumnya berupa homestay milik warga lokal. Harganya bervariasi tergantung negosiasi.

Kelemahan utama di area ini adalah listrik yang kadang padam bergilir. Bawa power bank cadangan. Saya sarankan cari penginapan yang menyediakan air minum gratis—karena harga air mineral di sekitar pelabuhan lebih mahal daripada di kota.

3. Losmen di Sepanjang Jalan Raya Senggigi

Senggigi terkenal dengan resort mewah, tapi di sepanjang jalan raya ada losmen kecil yang terjangkau. Kebanyakan dikelola keluarga dan tidak terdaftar di aplikasi pemesanan online. Kamu harus datang langsung (walk-in) untuk mendapatkan harga terbaik.

Ciri khas losmen di sini: kamar sempit, AC seadanya, tapi pemandangan laut dari teras umum bisa jadi nilai plus. Pastikan kamar tidak berjamur—cek sudut dinding dan bau kamar mandi sebelum bayar. Senggigi adalah pilihan tepat kalau kamu ingin gabung tur kapal ke Gili dengan harga murah.

4. Homestay di Desa Sade dan Rembitan, Lombok Tengah

Desa adat Sade dan Rembitan di Lombok Tengah bukan cuma objek wisata, tapi juga punya homestay untuk wisatawan. Tinggal di sini memberikan pengalaman budaya langsung—mulai dari cara menenun hingga masakan tradisional. Biaya menginap biasanya sudah termasuk makan pagi.

Kekurangannya: fasilitas sangat terbatas. Listrik hanya menyala pada jam tertentu, dan air bersih tidak selalu lancar. Cocok untuk backpacker yang mencari pengalaman autentik, bukan kenyamanan hotel bintang tiga. Jangan lupa bawa senter dan obat nyamuk.

5. Guest House di Kota Bima, Sumbawa

Kota Bima adalah pusat transit utama di Pulau Sumbawa. Banyak guest house murah berjejer di sekitar Jalan Soekarno-Hatta dan dekat Pelabuhan Sape. Harganya standar untuk ukuran kota kecil: kamar sederhana, kamar mandi dalam, dan Wi-Fi seadanya.

Satu hal yang sering luput: di Bima, banyak penginapan tutup pintu utama pada pukul 22.00. Pastikan kamu memberitahu jam kedatangan jika tiba malam hari. Sarapan biasanya nasi goreng atau mie instan—jangan berharap menu prasmanan.

6. Penginapan di Sekitar Pelabuhan Pototano, Sumbawa Barat

Pelabuhan Pototano adalah pintu masuk dari Lombok ke Sumbawa. Area ini adalah titik awal perjalanan darat ke arah Sumbawa Besar atau langsung ke Bima. Penginapan di sini kebanyakan losmen sederhana yang melayani sopir truk dan penumpang kapal.

Suasana cenderung ramai dan sedikit kumuh. Tapi ini pilihan paling murah kalau kamu tiba malam hari dan tidak ingin melanjutkan perjalanan. Saya sarankan bawa sleeping bag sendiri—sprei dan selimut di losmen sini jarang diganti setiap tamu.

7. Homestay di Sekitar Danau Segara Anak, Gunung Rinjani

Pendakian Gunung Rinjani butuh persiapan akomodasi di desa terakhir, seperti Senaru atau Sembalun. Homestay di sini biasanya dikelola oleh pemandu gunung. Harganya murah, tapi fasilitas sangat dasar: kasur tipis, kamar mandi umum, dan listrik dari genset.

Tips penting: jangan menginap di homestay yang terlalu dekat dengan jalur pendakian utama karena suara kendaraan dan pendaki bisa mengganggu istirahat. Lebih baik pilih homestay yang agak masuk ke dalam desa. Pastikan juga ada air hangat—suhu malam di kaki Rinjani bisa sangat dingin.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

1. Berapa kisaran harga hotel murah di NTB untuk backpacker?
Harga sangat bervariasi tergantung lokasi dan musim. Di Mataram dan Bima, kamu bisa dapat kamar mulai dari Rp50.000 hingga Rp150.000 per malam. Di area wisata seperti Senggigi atau Bangsal, tarifnya lebih tinggi. Cek langsung ke penginapan untuk negosiasi harga terbaik.

2. Apakah aman menginap di losmen tradisional di NTB?
Secara umum aman, tapi tetap waspada. Losmen tradisional jarang memiliki brankas atau CCTV. Simpan barang berharga di tas kecil yang selalu kamu bawa. Pilih losmen yang ramai tamu dan punya pencahayaan cukup di lorong.

3. Bagaimana cara memesan hotel murah di NTB tanpa aplikasi online?
Datang langsung (walk-in) adalah cara paling efektif untuk harga murah. Kamu bisa tawar-menawar langsung dengan pemilik. Alternatifnya, tanya di forum backpacker atau grup Facebook komunitas traveler Indonesia untuk rekomendasi terbaru.

4. Apa yang harus diperhatikan saat memilih penginapan di NTB?
Prioritaskan kebersihan kamar mandi, ketersediaan air bersih, dan ventilasi udara. Cek juga jarak ke terminal atau pelabuhan agar tidak boros ongkos transportasi. Jangan ragu minta lihat kamar dulu sebelum bayar.

5. Apakah ada penginapan murah di dekat Bandara Lombok?
Di sekitar Bandara Internasional Lombok di Praya, ada beberapa homestay dan losmen. Tapi pilihannya terbatas dan harganya relatif lebih mahal karena dekat bandara. Lebih baik menginap di Mataram atau Senggigi lalu naik bus ke bandara.

Mencari hotel murah di Nusa Tenggara Barat sebenarnya soal tahu tempat dan waktu. Jangan ragu bertanya pada sopir angkot atau penjual di pasar—mereka sering tahu losmen yang tidak tercantum di Google Maps. Selamat menjelajah Lombok dan Sumbawa dengan anggaran pas-pasan.

Reporter: Jefri Siahaan
Back to top