MATARAM — Bank NTB Syariah genap berusia 62 tahun pada tahun ini. Dalam momen tersebut, manajemen bank milik pemerintah daerah ini menyampaikan rasa terima kasih yang tulus kepada seluruh nasabah dan masyarakat NTB yang telah setia menggunakan jasa perbankan syariah.
“Terima kasih kepada masyarakat atas kepercayaan dan dukungannya selama 62 tahun perjalanan Bank NTB Syariah,” demikian bunyi pernyataan resmi yang dikutip dari laman Radar Sumbawa.
Berdiri sejak tahun 1964, Bank NTB Syariah telah melalui berbagai fase transformasi. Lembaga keuangan ini awalnya beroperasi sebagai bank konvensional sebelum akhirnya melakukan konversi penuh menjadi bank syariah.
Perubahan status tersebut menjadikan Bank NTB Syariah sebagai salah satu bank daerah pertama di Indonesia yang mengadopsi sistem operasional syariah secara menyeluruh. Langkah ini sejalan dengan tingginya minat masyarakat NTB terhadap layanan keuangan berbasis prinsip Islam.
Sebagai bank milik Pemprov NTB, lembaga ini memiliki peran vital dalam menggerakkan roda ekonomi daerah. Dari pembiayaan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) hingga penyaluran kredit kepada aparatur sipil negara (ASN), Bank NTB Syariah menjadi tulang punggung transaksi keuangan di wilayah tersebut.
Jaringan kantor yang tersebar di seluruh kabupaten dan kota di NTB memudahkan akses layanan bagi masyarakat, termasuk di daerah terpencil. Kehadiran bank ini juga menjadi alternatif utama bagi warga yang ingin bertransaksi sesuai prinsip syariah.
Manajemen Bank NTB Syariah menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan kualitas layanan. Inovasi digital dan perluasan akses perbankan menjadi fokus utama agar masyarakat NTB semakin mudah menikmati produk dan jasa keuangan syariah.
Usia 62 tahun bukan sekadar angka. Bagi Bank NTB Syariah, capaian ini menjadi bukti kepercayaan publik yang harus dijaga dan ditingkatkan. Ke depan, bank daerah ini bertekad untuk terus menjadi mitra terpercaya bagi seluruh lapisan masyarakat di Bumi Gora.