NUSA TENGGARA BARAT — Idul Adha tahun ini menjadi momen bagi Pegadaian untuk menunjukkan bahwa transformasi digital dan inovasi bisnis tak membuat perusahaan lupa pada tanggung jawab sosial. Lewat Rohis Pegadaian, perusahaan BUMN itu memusatkan penyembelihan hewan kurban di Rumah Pemotongan Hewan (RPH) Amanah Bersama Agro, Jatimurni, Pondok Melati, Kota Bekasi.
Total hewan yang dikumpulkan mencapai 22 ekor, terdiri dari 14 sapi dan 8 kambing. Sumbernya beragam: dari Dana Kebajikan Umat (DKU) Pegadaian, partisipasi sukarela karyawan, hingga dukungan mitra strategis seperti Bank Syariah Indonesia (BSI), Galeri 24, dan PT Lotus Lingga Pratama.
Direktur Keuangan dan Perencanaan Strategis PT Pegadaian, Ferdian Timur Satyagraha, menyebut kegiatan ini bukan sekadar ritual tahunan. “Momentum Idul Adha menjadi pengingat esensial bagi korporasi dan seluruh insan Pegadaian akan pentingnya nilai keikhlasan, kepedulian, dan semangat berbagi kepada sesama,” ujarnya dalam sambutan yang dikutip dari siaran resmi perusahaan.
Acara ini dihadiri langsung jajaran direksi, termasuk Direktur Human Capital Tribuana Tunggadewi, Direktur Manajemen Risiko, Legal dan Kepatuhan Ismail Ilyas, serta Direktur Pemasaran Selfie Dewiyanti. Kehadiran mereka menegaskan bahwa agenda sosial mendapat perhatian setara dengan agenda bisnis.
Pegadaian saat ini tengah gencar mendorong digitalisasi layanan keuangan dan baru saja meresmikan layanan Bank Emas pertama di Indonesia. Namun, manajemen menekankan bahwa pertumbuhan agresif tetap harus diimbangi dengan kontribusi nyata pada kesejahteraan sosial. “Komitmen kami menghadirkan manfaat yang inklusif bagi masyarakat sekaligus memperkuat kebersamaan internal dan dengan mitra,” tambah Ferdian.
Proses distribusi dilakukan pada hari yang sama usai pemotongan. Total 4.500 paket daging siap dibagikan ke warga sekitar lokasi RPH, komunitas binaan, dan lingkungan kerja Pegadaian. Tidak ada daging yang dijual; seluruhnya disalurkan secara gratis sebagai bentuk ibadah dan kepedulian sosial.
Dengan tema “Satu Ketulusan Sejuta Kemanfaatan”, Pegadaian berharap aksi ini bisa menginspirasi korporasi lain untuk tak melupakan dimensi sosial di tengah kompetisi bisnis yang makin ketat.