SUMBAR — Bupati Sumbawa Barat, Amar Nurmansyah, menyatakan program beasiswa Kartu Sumbawa Barat Maju (KSBM) Pendidikan telah menyasar 12.455 pelajar. Program yang dimulai sejak 2025 ini mencakup seluruh jenjang pendidikan, mulai dari TK hingga mahasiswa.
“Program kartu Sumbawa Barat Maju pendidikan telah menyasar 12.445 pelajar,” kata Amar dalam sambutannya saat pelaksanaan shalat Idul Adha 1447 Hijriah di Sumbawa Barat, Rabu.
Pemerintah daerah merinci jumlah penerima manfaat di setiap jenjang. Data menunjukkan distribusi yang merata dari tingkat dasar hingga pendidikan tinggi.
Penyaluran beasiswa dilakukan bertepatan dengan masa pendaftaran sekolah yang sedang berlangsung. Amar menjelaskan, pemerintah daerah konsisten menjalankan program ini untuk mendukung pembangunan daerah melalui peningkatan kualitas pendidikan.
“Untuk mendukung pembangunan daerah, kami tetap menyelenggarakan program beasiswa bagi generasi penerus bangsa di Sumbawa Barat,” ujarnya.
Program KSBM Pendidikan meringankan beban orang tua dalam membiayai pendidikan anak. Dengan cakupan 12.455 penerima, hampir setiap keluarga dengan anak usia sekolah di kabupaten ini merasakan manfaat langsung. Beasiswa ini mencakup biaya masuk pendaftaran sekolah, sehingga akses pendidikan menjadi lebih terbuka.
Program Maju Pendidikan telah berjalan satu tahun sejak 2025. Pemerintah daerah berkomitmen melanjutkan program ini secara konsisten setiap tahun ajaran baru. Hal ini sejalan dengan visi pembangunan daerah yang menempatkan pendidikan sebagai prioritas utama.
Dalam kesempatan yang sama, Amar juga mengajak masyarakat meneladani nilai-nilai Idul Adha. Ia menekankan bahwa keimanan sejati dibuktikan dengan kepedulian sosial, bukan sekadar ritual.
“Idul Adha mengajarkan nilai keimanan, keikhlasan, pengorbanan dan kepedulian sosial,” katanya.
Hingga tahun 2026, total penerima beasiswa KSBM Pendidikan mencapai 12.455 pelajar. Jumlah ini tersebar di seluruh kecamatan di Sumbawa Barat. Pemerintah daerah terus melakukan pendataan untuk memastikan tidak ada siswa yang terlewat dari program ini.
“Hikmah kurban bukan soal menyembelih hewan, namun semakin tinggi keimanan seorang, semakin besar kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan bantuan,” pungkas Amar.