Pemprov NTB Kebut Perbaikan Jalan Lenangguar–Lunyuk Rp 19 Miliar, Target Tuntas Mei 2026

Penulis: Jefri Siahaan  •  Minggu, 10 Mei 2026 | 18:28:01 WIB
Gubernur NTB meninjau langsung progres perbaikan jalan Lenangguar–Lunyuk di Kabupaten Sumbawa.

SUMBAWA — Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB) mengatensi khusus pengerjaan infrastruktur di wilayah selatan Kabupaten Sumbawa. Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal meminta seluruh proses penanganan jalan di ruas Lenangguar–Lunyuk dipercepat agar fungsional sepenuhnya sebelum memasuki bulan Juni mendatang.

Dalam peninjauan lapangan tersebut, pria yang akrab disapa Miq Iqbal ini melihat langsung aktivitas alat berat yang tengah membersihkan material tanah dan memperkuat sisi jalan menggunakan bronjong. Pengerjaan drainase juga menjadi prioritas di kawasan yang selama ini menjadi langganan pergeseran lereng saat musim hujan.

“Jangan sampai akses masyarakat terganggu terlalu lama. Jalur ini penting untuk aktivitas ekonomi warga,” ujar Miq Iqbal di sela-sela peninjauan titik kerusakan.

Mitigasi Bencana: Fokus pada Drainase dan Penguatan Lereng

Kerusakan yang kerap berulang di jalur ini menjadi catatan serius bagi pemerintah daerah. Miq Iqbal menilai, persoalan utama di ruas Lenangguar–Lunyuk bukan sekadar pada lapisan aspal yang mengelupas, melainkan kondisi geografis dan sistem pembuangan air yang belum tertata dengan baik.

Gubernur menekankan agar pola pembangunan infrastruktur ke depan tidak lagi hanya berorientasi pada pengaspalan semata. Mitigasi bencana dan penyesuaian terhadap kontur kawasan harus menjadi pertimbangan utama sejak tahap perencanaan agar jalan memiliki daya tahan lebih lama.

“Kalau drainasenya buruk dan lerengnya tidak diperkuat, jalan akan cepat rusak lagi,” ucapnya.

Ia juga menginstruksikan jajaran teknis dari Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) untuk rutin memetakan titik-titik rawan longsor. Deteksi dini terhadap penurunan badan jalan dianggap krusial untuk menekan biaya perawatan di masa depan.

“Kalau cepat ditangani biayanya kecil. Tapi kalau dibiarkan sampai putus total, anggarannya jauh lebih besar,” tegas Miq Iqbal.

Akses Utama Distribusi Pertanian Sumbawa Selatan

Jalur Lenangguar–Lunyuk merupakan urat nadi bagi masyarakat di selatan Sumbawa. Konektivitas jalan ini berkaitan langsung dengan kelancaran mobilitas kendaraan pengangkut hasil panen yang menjadi tumpuan ekonomi warga setempat.

Gubernur secara khusus meminta percepatan penanganan pada titik-titik yang mulai mengalami penurunan tanah. Hal ini dilakukan untuk menghindari risiko kecelakaan bagi kendaraan bermuatan berat yang melintas di kawasan tersebut.

Berdasarkan data teknis, proyek ini merupakan bagian dari program penanganan long segment jalan provinsi di Kabupaten Sumbawa. Total panjang pekerjaan mencapai sekitar 61 kilometer yang dibiayai melalui APBD Provinsi NTB.

Pemerintah optimistis dengan anggaran sekitar Rp 19 miliar, pengerjaan fisik dapat diselesaikan tepat waktu. Targetnya, seluruh pengerjaan termasuk penguatan tebing dan sistem drainase rampung sebelum akhir Mei 2026, sehingga roda ekonomi masyarakat kembali normal tanpa hambatan infrastruktur.

Reporter: Jefri Siahaan
Sumber: lingkar.news This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top