Pencarian

Harga Jagung di Lombok Barat Naik di Tengah Kekeringan, Petani Jual Rp360 Ribu per Karung

Rabu, 21 Oktober 2026 • 05:31:02 WIB
Harga Jagung di Lombok Barat Naik di Tengah Kekeringan, Petani Jual Rp360 Ribu per Karung
Pedagang membeli jagung langsung dari petani di Lombok Barat seharga Rp360 ribu per karung berisi 100 kilogram.

GIRI MENANG — Rodi Salam, saudagar jagung asal Kuripan, membeli jagung langsung di lahan petani seharga Rp360 ribu per karung berisi 100 kilogram. Sebelumnya, harga di tingkat petani berada di kisaran Rp340 ribu per karung.

Jagung tersebut kemudian dijual ke pengusaha pabrik pakan ternak di Lombok Timur dan Lombok Tengah seharga Rp370 ribu per karung. "Cuma dapat 10 ribu dalam 100 kilogram," kata Rodi saat ditemui di wilayah Gerung, Lombok Barat.

Kekeringan Picu Kenaikan Ongkos Produksi

Kenaikan harga jagung terjadi sejak memasuki musim panen beberapa pekan lalu. Faktor pemicunya adalah keterbatasan air akibat kekeringan yang membuat biaya produksi ikut melonjak.

"Bahkan air beli sekarang ini, harga pupuk dan ongkos tanam, dan produksi lainnya semuanya naik sekarang," jelas Rodi.

Kondisi tersebut memaksa petani menjual hasil panen dengan patokan HPP. Untuk jagung kering giling, HPP berkisar Rp750-760 ribu per 100 kilogram. Sementara dalam bentuk belum kering, harganya di kisaran Rp360-370 ribu per 100 kilogram.

"Kami juga harus ikuti HPP," imbuhnya.

Untung Tipis di Tengah Spekulasi Harga

Rodi mengaku harus berani berspekulasi untung dan rugi dalam jual beli jagung. Terkadang ia untung, kadang kala rugi.

"Kalau sekarang ini alhamdulillah ada untung sedikit," akunya.

Wilayah pembelian jagungnya mencakup Gerung, Kuripan, dan sejumlah daerah lain di Lombok Barat. Pasokan dijual ke pengusaha pakan ayam di Lombok Timur dan Lombok Tengah.

Di Lombok Barat sendiri, rata-rata produksi dan penjemuran jagung belum banyak yang mengolah menjadi pakan ayam.

Harapan Bantuan Modal untuk Saudagar Jagung

Sebagai pengusaha jual beli jagung, Rodi berharap pemerintah memfasilitasi bantuan modal usaha. Saat ini ia bekerja sama dengan pemilik modal untuk menjalankan usahanya.

"Kami berharap ada bantuan modal dari pemerintah," harap dia.

Follow lombok24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: suarantb.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks