NUSA TENGGARA BARAT — Apple menyematkan baterai berkapasitas 4.883 mAh pada iPhone Duo, angka yang terungkap lewat label energi Uni Eropa dan lebih besar dari Samsung Galaxy Z Fold 8 maupun Google Pixel 11 Pro Fold. Kapasitas jumbo itu jadi kompensasi bodi foldable yang tebal 11,3 mm dan berbobot 254 gram. Pre-order perangkat ini dilaporkan mundur hingga 2027.
Label energi Uni Eropa yang sama juga muncul dalam dokumentasi resmi Apple, sebagaimana dikutip MacRumors. Apple sendiri hampir tidak pernah mengumumkan kapasitas baterai iPhone secara terbuka, sehingga dokumen regulasi jadi satu-satunya sumber angka pasti.
Angka 4.883 mAh menempatkan iPhone Duo di atas tiga foldable Android yang jadi pesaing terdekatnya. Selisihnya memang tipis, berkisar 29 sampai 225 mAh, tapi cukup untuk mengubah posisi Apple dari pengekor menjadi pemimpin di kategori ini.
Perbandingan Kapasitas Baterai Foldable
Data berikut dihimpun dari label energi Uni Eropa yang sama untuk keempat perangkat:
- iPhone Duo: 4.883 mAh
- Galaxy Z Fold 8 Ultra: 4.854 mAh
- Galaxy Z Fold 8: 4.660 mAh
- Pixel 11 Pro Fold: 4.658 mAh
Galaxy Z Fold 8 Ultra jadi penantang terdekat dengan selisih hanya 29 mAh. Sementara Pixel 11 Pro Fold tertinggal 225 mAh dari iPhone Duo.
Bodi Tebal dan Berat Jadi Harga yang Dibayar
iPhone Duo tercatat setebal 11,3 mm saat terlipat dan berbobot 254 gram. Angka itu membuatnya lebih tebal dan lebih berat dibanding hampir semua foldable Android yang beredar sekarang.
Apple memanfaatkan ruang ekstra tersebut untuk menampung sel baterai lebih besar. Pendekatan ini berbeda dari Samsung dan Google yang mengejar bodi ramping, meski harus mengorbankan sedikit kapasitas.
Baterai bukan satu-satunya faktor yang menentukan daya tahan. Efisiensi chipset, optimasi software, dan ukuran layar ikut berpengaruh. Galaxy Z Fold 8 dan Pixel 11 Pro Fold sendiri tidak dikenal punya daya tahan buruk.
Ekosistem Apple Jadi Senjata Tambahan
Kombinasi baterai lebih besar dan keterikatan pengguna pada ekosistem Apple mempersulit Samsung dan Google meyakinkan calon pembeli di pasar Amerika Serikat. Dua merek itu memang pesaing utama iPhone Duo di sana.
Pengguna yang sudah memakai iCloud, iMessage, dan perangkat Apple lain punya alasan kuat bertahan di ekosistem yang sama. Faktor ini sering lebih menentukan daripada selisih kapasitas baterai beberapa puluh mAh.
Ketersediaan Masih Jadi Kendala
Pre-order iPhone Duo dilaporkan sudah mundur jauh hingga 2027. Jeda panjang antara pengumuman dan ketersediaan memberi Samsung dan Google ruang untuk merespons dengan generasi foldable berikutnya.
Bagi pengguna Indonesia, jalur masuk iPhone Duo kemungkinan besar lewat pasar global seperti produk Apple lainnya. Belum ada informasi resmi soal harga maupun ketersediaan lokal.
iPhone Duo paling masuk akal bagi pengguna Apple yang ingin layar lipat tanpa keluar dari ekosistem. Bagi yang mengutamakan bobot ringan, foldable Android generasi sekarang masih jadi pilihan lebih nyaman digenggam.