Pencarian

Wagub NTB Indah Dhamayanti Putri Minta Pencairan Dana Desa Berdaya Tematik Tuntas Sebelum Akhir Oktober 2026

Kamis, 15 Oktober 2026 • 12:17:31 WIB
Wagub NTB Indah Dhamayanti Putri Minta Pencairan Dana Desa Berdaya Tematik Tuntas Sebelum Akhir Oktober 2026
Wagub NTB Indah Dhamayanti Putri memimpin rapat koordinasi dan evaluasi Program Desa Berdaya Tematik di Mataram, Rabu (14/10).

MATARAM — Rapat koordinasi dan evaluasi Program Desa Berdaya Tematik yang digelar Bappeda NTB di Mataram, Rabu (14/10), menyoroti lambatnya penyaluran dana ke desa penerima. Dari 257 desa dan kelurahan yang mengajukan proposal, baru 94 yang menerima pencairan hingga pertengahan Oktober. Wagub NTB Indah Dhamayanti Putri menilai percepatan pencairan tetap harus memperhatikan kelengkapan administrasi dan kesiapan desa penerima.

OPD teknis pengampu program diminta segera menindaklanjuti persoalan yang dihadapi desa. Program ini baru pertama kali dijalankan pada 2026, sehingga berbagai kekurangan dinilai wajar terjadi.

Anggaran Rp 77,1 Miliar untuk 257 Desa dan Kelurahan

Pemprov NTB mengalokasikan lebih dari Rp 77,1 miliar melalui APBD 2026 untuk mendukung Program Desa Berdaya Tematik. Setiap desa penerima mendapat bantuan Rp 300 juta yang diarahkan membiayai kegiatan pemberdayaan ekonomi masyarakat sesuai potensi setempat.

Dari 257 penerima, sebanyak 33 di antaranya berstatus kelurahan dan sisanya desa. Mekanisme pencairan keduanya berbeda: dana kelurahan disalurkan melalui pemerintah kabupaten/kota, sedangkan bantuan desa ditransfer langsung ke rekening desa bersangkutan.

Perbedaan mekanisme itu menjadi salah satu aspek yang perlu diperhatikan dalam evaluasi pelaksanaan program.

Sinergi OPD Pengampu Jadi Kunci Penyempurnaan

Kepala Bappeda NTB Baiq Nelly Yuniarti menyatakan rapat koordinasi tersebut menjadi forum menyamakan persepsi antarlembaga sekaligus mengidentifikasi persoalan yang menyebabkan pencairan anggaran belum tuntas.

"Rapat koordinasi ini untuk menyamakan persepsi semua OPD pengampu Program Desa Berdaya, apa saja kendala dan kekurangan yang perlu disempurnakan, agar pencairan dana sebesar Rp 300 juta per desa itu bisa tuntas 100 persen," kata Nelly.

Wagub menekankan pentingnya sinergi antar-OPD pengampu untuk melengkapi dan mempercepat pencairan dana ke desa penerima.

"Ketika berbagai persoalan administrasi sudah dilengkapi pihak desa, pencairan anggaran agar disegerakan," kata Dinda.

Desa Penerima Diminta Tuntaskan Pelaporan Desember 2026

Evaluasi pelaksanaan program dinilai perlu untuk memperoleh informasi langsung dari desa mengenai perkembangan kegiatan, kendala, dan rekomendasi perbaikan tahun berikutnya.

"Tahun ini yang pertama Program Desa Berdaya Tematik, jadi wajar ada saja kekurangan dan membutuhkan penyempurnaan. Karena itu, penting adanya sinergi dan koordinasi semua OPD pengampu untuk melengkapi dan mempercepat pencairan dana program ke desa penerima," ujar Dinda.

Bappeda NTB menargetkan pencairan tuntas 100 persen sebelum akhir Oktober 2026. Dengan begitu, desa dan kelurahan penerima memiliki waktu cukup untuk melaksanakan kegiatan dan menyelesaikan pelaporan pada Desember 2026.

"Kami targetkan pencairan dana Program Desa Berdaya Tematik ini sudah bisa tuntas 100 persen sebelum akhir Oktober. Sehingga Desember 2026, seluruh desa penerima Program Desa Berdaya Tematik ini sudah tuntas 100 persen melaksanakan pekerjaan dan pelaporan," ujar Nelly.

Follow lombok24.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: radarlombok.co.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks