MATARAM — Kepala Biro Kesejahteraan Rakyat NTB Amir menyatakan total penerima bonus mencapai 17 orang, dengan besaran yang menyesuaikan capaian masing-masing. Proses administrasi berupa konsep Surat Keputusan masih dalam tahap koreksi akhir sebelum diajukan ke Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal.
Jadwal pencairan belum ditetapkan karena masih menunggu instruksi gubernur. Amir menargetkan penyerahan bisa dilakukan sebelum atau bertepatan dengan HUT NTB pada 17 Desember.
Rincian 17 Penerima Bonus dari APBD Perubahan
Anggaran Rp 600 juta disiapkan untuk 11 pemenang dan enam pembina yang mendampingi kontingen selama perlombaan. Amir menyebut besaran bonus berbeda-beda tergantung prestasi yang diraih.
Dari delapan nama peserta yang tercatat meraih juara, Khairunnisa menyabet Juara I Qira'at Mujawwad Dewasa Putri. Ahmad Masyhun meraih Juara II Tafsir Bahasa Arab, sementara Maesarah dan Nihla Hudya Alnaisa masing-masing meraih Juara III di cabang Tilawah Dewasa Putri dan Tilawah Anak-Anak Putri.
Empat peserta lain meraih posisi harapan: Taqwa Hikmatullah (Harapan I Hafalan Al-Qur'an 10 Juz), M. Haikal Afad (Harapan II Hafalan 30 Juz), Ahmad Kodri (Harapan III Qira'at Mujawwad Al-Qur'an Dewasa Putra), dan Holis Susabri (Harapan III Tilawah Remaja Putri).
Bonus Dibayarkan Tunai, Diharap Dorong Prestasi Tahun Depan
Amir memastikan bonus diserahkan langsung dalam bentuk uang tunai kepada para penerima. Pemprov NTB berharap insentif tersebut memacu semangat para qori-qoriah dan pembina untuk terus berprestasi.
"Bonus ini untuk motivasi. Supaya lebih tinggi lagi semangat mereka. Mereka untuk syiar Islam. Melalui pemahaman dan bacaan tilawah mereka," ungkap Amir.
Pada MTQ Nasional XXXI, kontingen NTB menempati peringkat 9 dari total 38 provinsi. Gubernur Lalu Muhamad Iqbal menargetkan NTB bisa menembus lima besar pada perhelatan MTQ Nasional tahun depan.