NUSA TENGGARA BARAT — Wuyang Honda resmi meluncurkan NWZ150 di China, skutik 150 cc bergaya sport touring yang tampil bongsor menyerupai Forza 350. Tersedia dua varian, mesin konvensional dan WHEV mild hybrid 48V, dengan harga mulai 17.580 yuan atau sekitar Rp 46,8 juta. Model ini jadi alternatif menarik di kelas skutik premium, meski belum ada konfirmasi masuk pasar Indonesia.
Peluncuran NWZ150 menempatkannya sebagai skutik 150 cc dengan proporsi bodi paling besar di kelasnya. Bodi yang dimiliki jauh dari kesan ramping skutik 150 cc biasa, dengan windshield besar di depan dan posisi spion yang menempel di area fairing. Posisi berkendara juga dirancang lebih rileks, mengarah ke karakter sport touring ketimbang skutik perkotaan.
Dari sisi desain, garis bodi NWZ150 punya kemiripan dengan Honda NSS350 atau Forza 350. Karena itu, skutik ini sering disebut sebagai "Forza versi mini". Desain lampunya juga mengikuti gaya maxi scooter bermesin 250 cc ke atas, membuat tampilannya terlihat lebih berkelas dibanding skutik 150 cc pada umumnya.
Layar TFT 7 Inci dan Windshield Elektrik
Fitur yang ditawarkan NWZ150 tergolong lengkap untuk kelas 150 cc. Panel instrumennya memakai layar TFT warna 7 inci dengan fungsi layar sentuh. Layar itu bisa dipakai mengakses navigasi, telepon, musik, hingga kontrol suara lewat Bluetooth headset. Sistemnya dirancang tetap bisa dioperasikan saat pengendara memakai sarung tangan.
Bagian depan dilengkapi windshield elektrik yang ketinggiannya bisa diatur hingga sekitar 116 mm. Fitur ini jarang ditemui di skutik 150 cc dan biasanya baru ada di maxi scooter kelas atas.
Kamera Depan-Belakang dan Penyimpanan 64 GB
Salah satu fitur yang membedakan NWZ150 dari kompetitornya adalah kamera depan dan belakang yang dipasang dari pabrik. Kapasitas penyimpanannya 64 GB. Sistemnya juga bisa terhubung dengan action cam tertentu, termasuk DJI.
Untuk keselamatan, kedua varian mendapatkan Dual-Channel ABS dan Traction Control System (TCS). Fitur lain mencakup TPMS, NFC, Bluetooth Smart Key, serta port USB Type-A dan Type-C dengan total daya 24W.
Varian WHEV: Mild Hybrid 48V dengan Tenaga 1,8 kW
Varian WHEV membawa sistem Mild Hybrid 48V yang terdiri dari motor listrik, controller, dan baterai lithium. Motor listriknya mampu menghasilkan tenaga maksimal sekitar 1,8 kW dan membantu mesin saat butuh akselerasi lebih kuat.
Honda mengklaim NWZ150 WHEV sanggup berakselerasi 0-60 km/jam dalam 4,5 detik. Untuk 30-70 km/jam, klaimnya sekitar 4,6 detik. Performanya disebut mendekati skutik 250 cc meski kapasitas mesinnya hanya 150 cc. Sistem hybrid itu juga bisa mengisi ulang energi ke baterai saat motor melambat lewat regenerative braking.
Mesin eW15 dan Harga di China
NWZ150 memakai keluarga mesin eW15 yang secara teknis berhubungan dengan Honda eSP+ 160 cc. Mesin itu disesuaikan untuk kebutuhan pasar dan regulasi China.
Di China, versi mesin konvensional dijual 17.580 yuan atau sekitar Rp 46,8 juta. Varian WHEV dibanderol 19.990 yuan atau sekitar Rp 53,2 juta. Harga itu menempatkan NWZ150 bersaing langsung dengan skutik premium 150-160 cc yang sudah lebih dulu ada di pasar.
Yang Perlu Diperhatikan
- Belum ada konfirmasi resmi soal peluang masuk pasar Indonesia
- Harga di China setara Rp 46,8-53,2 juta, berpotensi lebih mahal jika masuk Indonesia karena pajak dan biaya distribusi
- Klaim performa mendekati 250 cc masih perlu pembuktian lewat pengujian independen
- Jaringan layanan Wuyang Honda berbeda dari Honda Indonesia, sehingga dukungan purnajual belum jelas
Bagi pengguna di Indonesia, NWZ150 lebih menarik sebagai gambaran arah pengembangan skutik Honda di pasar global. Kombinasi bodi besar, fitur lengkap, dan opsi mild hybrid menunjukkan Honda serius menggarap segmen skutik premium 150 cc. Namun tanpa kepastian distribusi resmi, calon pembeli di dalam negeri sebaiknya menunggu informasi lebih lanjut sebelum menjadikannya pilihan.