Apple Bagikan Cara Cek Battery Health iPhone lewat Menu Settings

Penulis: Khoirul Anwar  •  Minggu, 27 September 2026 | 10:34:01 WIB
Pengguna iPhone dapat memeriksa kesehatan baterai melalui menu Settings tanpa aplikasi tambahan.

NUSA TENGGARA BARAT — Apple menyediakan fitur pemeriksaan kesehatan baterai langsung di menu Settings iPhone, menampilkan persentase Maximum Capacity hingga status Peak Performance Capability. Fitur ini membantu pengguna mengetahui kapan baterai perlu diganti, dengan ambang batas rekomendasi resmi di bawah 80 persen. Pemeriksaan bisa dilakukan tanpa aplikasi tambahan, cukup lewat pengaturan bawaan iOS.

Apple menempatkan indikator kesehatan baterai di dalam menu Settings, bukan di aplikasi terpisah. Pengguna iPhone bisa melihat kondisi sel baterai secara langsung, termasuk persentase kapasitas maksimum dan status performa puncak perangkat.

Battery health menunjukkan seberapa lama iPhone bertahan dalam satu kali pengisian daya dan seberapa cepat performanya menurun. Indikator ini membandingkan efisiensi baterai saat ini dengan kondisi saat perangkat masih baru.

Apa yang Ditampilkan di Menu Battery Health

Halaman Battery Health & Charging menampilkan dua indikator utama. Pertama, Maximum Capacity yang menunjukkan persentase daya tampung baterai dibandingkan kondisi baru. Baterai baru biasanya menampilkan angka 100 persen, lalu menurun seiring pemakaian.

Kedua, Peak Performance Capability yang memberi informasi apakah baterai masih mampu bekerja maksimal. Jika baterai sudah aus, sistem iOS akan menerapkan manajemen kinerja untuk mencegah iPhone mati mendadak. Status di bagian ini akan menampilkan peringatan saat kondisi itu terjadi.

Apple merekomendasikan penggantian baterai jika kapasitas maksimum turun di bawah 80 persen. Angka itu jadi patokan resmi yang bisa dipakai pengguna untuk memutuskan servis.

Cara Memeriksa Battery Health iPhone

Berdasarkan laman resmi Apple Support, langkah pemeriksaan cukup singkat dan tidak butuh aplikasi pihak ketiga.

  1. Buka aplikasi Settings.
  2. Pilih opsi Battery.
  3. Klik Battery Health & Charging.

Setelah masuk, pengguna bisa langsung membaca persentase kapasitas dan status performa baterai perangkatnya.

Memantau Pola Pengisian dan Pemakaian Harian

Menu Battery juga menyediakan informasi penggunaan daya yang lebih rinci. Layar akan menampilkan waktu ketika baterai terakhir kali terisi penuh dan dicabut dari kabel pengisi daya.

Saat sedang mengisi daya, iPhone menampilkan perkiraan waktu untuk mencapai daya 80 persen dan 100 persen. Estimasi ini membantu pengguna mengatur waktu pengisian, terutama jika ingin menghindari pengisian penuh setiap hari.

Lewat Daily Usage Graph, pengguna bisa melihat tingkat daya baterai sepanjang hari. Grafik ini menampilkan persentase penggunaan baterai selama delapan hari terakhir.

iPhone juga menunjukkan informasi soal kondisi atau pola penggunaan yang memengaruhi masa pakai baterai. Saran pengurangan konsumsi energi muncul di atas Daily Usage Graph, dan bisa diklik untuk langsung menuju pengaturan perangkat terkait.

Kebiasaan yang Mempercepat Penurunan Kesehatan Baterai

Battery health bisa menurun karena beberapa faktor. Suhu tinggi, siklus pengisian daya yang sering, dan aplikasi yang berjalan dalam jangka waktu lama termasuk penyebab utamanya. Kapasitas baterai juga dipengaruhi usia sel dan cara penanganannya sehari-hari.

Untuk menjaga kondisi baterai tetap optimal, pengguna tidak perlu mengisi daya iPhone hingga 100 persen setiap hari. Pengisian daya bisa disesuaikan dengan kebutuhan pemakaian saja.

Mengaktifkan fitur charging limit juga disarankan untuk menjaga efisiensi baterai dalam jangka panjang. Fitur ini membatasi pengisian daya pada level tertentu agar sel baterai tidak terus-menerus bekerja di kapasitas penuh.

Pemeriksaan berkala lewat menu Settings jadi cara paling praktis untuk memantau kondisi baterai. Jika Maximum Capacity sudah mendekati 80 persen, pengguna bisa mulai mempertimbangkan penggantian baterai di layanan resmi Apple.

Reporter: Khoirul Anwar
Sumber: cnnindonesia.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top