NUSA TENGGARA BARAT — Kolektor konsol retro punya opsi baru untuk memajang perangkat favoritnya. Mattel, bukan Lego, yang membawa Xbox orisinal ke format building brick dengan detail yang mengejutkan.
Set ini merupakan replika presisi 1:1 dari konsol Xbox generasi pertama yang dirilis Microsoft tahun 2001. Dengan 3.509 keping, pengguna bisa merakit bodi konsol, satu kontroler bergaya "Duke" yang ikonik, serta tiga modul diorama kecil yang bisa dilepas dan dipajang terpisah.
Fitur paling menarik ada di kontrolernya. Saat tombol tertentu ditekan, kontroler akan memicu efek cahaya pada salah satu modul diorama. Soundtrack dari game terkait ikut diputar bersamaan.
Mattel juga menyembunyikan kombinasi tombol rahasia yang akan mengaktifkan "urutan pencahayaan eksklusif" pada set, demikian tertulis dalam siaran pers resmi.
Tiga modul diorama yang disertakan merujuk pada game legendaris era Xbox: Halo: Combat Evolved, The Elder Scrolls III: Morrowind, dan Psychonauts. Figur mini dari masing-masing game bisa dipajang bersama modulnya secara terpisah.
Set brick Xbox ini dibanderol US$330 atau sekitar Rp 5,4 juta dengan kurs estimasi Rp 16.500 per dolar AS. Harga tersebut lebih tinggi dari biaya konsol Xbox asli saat pertama kali meluncur, yang dibanderol US$299, dan juga lebih mahal dari Xbox Series S yang dijual US$299 saat rilis.
Pemesanan awal sudah dibuka di tiga kanal: Amazon, Best Buy, dan Mattel Creations. Belum ada informasi resmi mengenai ketersediaan di Indonesia atau apakah set ini akan masuk pasar Asia Tenggara.
Peluncuran ini mengikuti tren serupa yang sudah dilakukan Lego dengan set NES dan Atari 2600. Bedanya, Mattel yang mengambil lisensi Xbox, bukan Lego. Ini menandai langkah Mattel untuk masuk ke segmen building brick dewasa yang selama ini didominasi Lego.
Kontroler "Duke" yang terkenal besar itu juga jadi sorotan. Dalam bentuk brick, kontroler ini kemungkinan tetap tidak nyaman digenggam, tapi justru jadi elemen display yang menarik karena ukurannya yang proporsional dengan konsol.
Set ini jelas menyasar kolektor dan penggemar Xbox generasi pertama yang punya kenangan bermain Halo atau Morrowind di awal 2000-an. Dengan harga yang hampir menyentuh harga konsol generasi sekarang, set ini bukan untuk pembeli impulsif.
Namun bagi yang mencari pajangan unik dengan elemen interaktif — bukan sekadar rakitan statis — set brick Xbox dari Mattel ini menawarkan pengalaman yang tidak dimiliki set konsol klasik lainnya. Kombinasi audio, cahaya, dan tiga game ikonik dalam satu paket membuatnya layak dipertimbangkan untuk pajangan ruang kerja atau koleksi pribadi.