2 Cara Cek Sertifikat Tanah Online, Bisa Lewat Aplikasi atau Website

Penulis: Redaksi  •  Kamis, 20 Agustus 2026 | 06:17:12 WIB
2 Cara Cek Sertifikat Tanah Online, Bisa Lewat Aplikasi atau Website

Sebelum membeli tanah atau properti, mengecek keabsahan data sertifikat jadi langkah penting yang kini bisa dilakukan online. Kementerian ATR/BPN menyediakan dua cara resmi: lewat aplikasi Sentuh Tanahku atau situs BHUMI ATR/BPN.

Lewat Aplikasi Sentuh Tanahku

Unduh aplikasi Sentuh Tanahku dari Play Store atau App Store. Setelah dibuka, pilih menu masuk lalu daftar akun baru dengan mengisi NIK, nama lengkap, nomor HP aktif, dan email. Ikuti proses pendaftaran hingga selesai, aktivasi lewat link di email, lalu login dengan username dan password yang telah dibuat.

Setelah akun aktif, aplikasi ini memungkinkan pengecekan data sertifikat analog, lengkap dengan Nomor Identifikasi Bidang (NIB), jenis sertifikat, kode blanko, tanggal terbit, lokasi serta luas tanah, dan identitas pemilik. Data juga bisa dibagikan lewat email dengan durasi akses yang bisa diatur.

Lewat Situs BHUMI ATR/BPN

Perbedaan Utama Kedua Layanan

Sentuh Tanahku unggul untuk pengecekan berkala karena data tersimpan di akun pribadi dan bisa diakses kapan saja tanpa perlu mengulang input data wilayah. Sementara BHUMI ATR/BPN lebih cocok untuk pengecekan sesekali atau cepat, misalnya saat baru pertama kali ingin memastikan status sebidang tanah tanpa harus membuat akun terlebih dahulu. Memilih salah satu tergantung kebutuhan — untuk pemantauan rutin aset pribadi, aplikasi lebih praktis; untuk verifikasi cepat satu kali, situs web sudah cukup.

Bagi yang tidak ingin instal aplikasi, situs BHUMI ATR/BPN bisa jadi alternatif. Tinggal buka situsnya, pilih menu cari, masukkan kabupaten/kota dan desa/kelurahan, input NIB atau nomor hak, lalu klik cari untuk melihat data yang tersedia.

Manfaat Sebelum Transaksi Properti

Verifikasi ini membantu calon pembeli membandingkan data fisik sertifikat dengan data resmi pemerintah, sehingga risiko masalah hukum di kemudian hari bisa diminimalkan.

Kalau Data Tak Muncul di Sistem

Data yang tidak ditemukan bukan berarti sertifikat palsu — bisa jadi bidang tanah belum terpetakan digital. Pemilik disarankan mendatangi kantor pertanahan setempat untuk pembaruan data. Selain itu, tetap disarankan verifikasi lewat PPAT untuk memastikan tidak ada sengketa, blokir, atau sita atas tanah tersebut sebelum transaksi selesai.

Pertanyaan yang Sering Diajukan

Aplikasi atau situs mana yang lebih praktis dipakai?
Keduanya sama-sama resmi; aplikasi Sentuh Tanahku cocok untuk pengecekan rutin karena tersimpan di HP, sementara BHUMI ATR/BPN praktis untuk pengecekan cepat tanpa instal aplikasi.

Apakah cukup hanya cek online sebelum membeli tanah?
Tidak cukup — verifikasi lewat PPAT tetap disarankan untuk memastikan tidak ada sengketa atau blokir atas tanah tersebut.

Apakah proses pendaftaran akun bisa dilakukan lebih dari satu kali dengan NIK yang sama?
Tidak, satu NIK hanya bisa dipakai untuk satu akun. Jika lupa password, gunakan fitur reset di aplikasi alih-alih mendaftar akun baru.

Apakah pengecekan lewat HP bisa menggantikan akta jual beli dari notaris?
Tidak. Pengecekan digital hanya tahap verifikasi awal; proses jual beli tanah tetap harus dilakukan secara resmi lewat PPAT atau notaris agar sah secara hukum.

Reporter: Redaksi
Back to top